Laporkan Masalah

Evaluasi implementasi sistem informasi manajemen Rumah Sakit di RSUD Kota Yogyakarta

PRASETYA, Albertus Widiawan Heri, Dr. Ir. Eko Nugroho, M.Si

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Yogyakarta sebagai salah satu lembaga pelayanan kesehatan harus mampu memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang cepat, tepat, dan akurat. Untuk itu RSUD Kota Yogyakarta dituntut untuk mengembangkan dirinya menjadi suatu lembaga yang mampu bersaing dalam pelayanan perumahsakitan dan mempunyai keunggulan komparatif. RSUD Kota Yogyakarta telah mempunyai SIM RS yang berbasis komputer tetapi masih ditemukan berbagai kendala. Survei kepuasan pelanggan yang dilakukan RSUD Kota Yogyakarta tahun 2007 pada komponen persepsi waktu tunggu dan transparansi hanya mencapai kurang dari 60% (tidak memuaskan). Tujuan Penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk memproleh gambaran tentang implementasi SIM RS di RSUD Kota Yogyakarta dan mengidentifikasi 10 atribut penilaian kualitas informasi dari SIM yang ada. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji penggunaan output laporan SIM RS sebagai bahan pengambilan keputusan oleh pihak manajemen. Metode Penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, didukung dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil Penelitian. Penelitian dilakukan pada 20 orang sebagai responden. Pengambilan data melalui penyebaran kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIMRS di RSUD Kota Yogyakarta dalam tataran prakstisnya baru digunakan untuk transaksi pembayaran dan pendaftaran pasien. Kualitas data yang dihasilkan belum baik dilihat dari 10 atribut berupa relevancy, accuracy, completeness, time lines, reliability, reliability, accessibility, understandable, currency security, dan format. Atribut-atribut tersebut menghasilkan penilaian yang tidak baik dari responden. Kesimpulan. Aplikasi SIMRS di RSUD Kota Yogyakarta sudah berjalan tetapi masih dalam fase perbaikan, tetapi untuk fungsi transaksi dasar sudah berjalan baik. Kualitas data yang dihasilkan belum baik. Output data belum dimanfaatkan sebagai sumber data utama bahan laporan dan pengambilan keputusan.

Background. As a Public Health Service, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Yogyakarta has to be able to provide fast, precise and accurate services. RSUD Yogyakarta is required to advance itself to remain competitive with other hospitals. Be in the competition, RSUD Yogyakarta has already applied a computer-based Management Information System (MIS). However, it apparently still faces some constraints. The survey to measure clients’ approvals which was conducted by the hospital in 2007 showed that in the components of waiting-time and transparency only less than 60% of the respondents approved (meaning unsatisfactory). Objective. This study aims at having a description of the implementation of the hospital’s MIS and identifying 10 attributes in the evaluation of information quality of the existing program. Another aim of this research is to observe the use of the output of MIS report as a reference in decision making for the management. Method. This research is descriptive in nature. It draws on a case study as a framework yet is supported by quantitative and qualitative analyses. Results. The data collection of this research was done by distributing questionnaires to and conducting interviews with 20 respondents. The research findings showed that the MIS application at RSUD Yogyakarta has so far been utilized only in billing transaction and patient administration. In reference to the 10 attributes, i.e. relevance, accuracy, completeness, timelines, reliability, accessibility, understandable, currency, security, and format, it was found that the data quality resulted was inadequate. These attributes brought about the findings showing that end-data users were critical of the hospital’s MIS application while the basic-transaction users were in favor. Conclusion. The MIS application at RSUD Yogyakarta is still in progress. In general, the data quality resulted is still considered inadequate. The data output has not been utilized as the source of the main data of report and decision making.

Kata Kunci : Evaluasi,Kualitas data,Output data,evaluation,data quality,data output


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.