Laporkan Masalah

Analisis biaya penyakit paru obstruksi kronis pasien rawat inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta berdasarkan jenis pembiayaan periode tahun 2008

PUTRI, Fadhila, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D

2009 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) merupakan salah satu penyebab kematian keenam di dunia. Prevalensi dan mortalitas PPOK di perkirakan akan meningkat dari waktu ke waktu, sehingga memberikan beban ekonomi baik secara individual maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata biaya pengobatan total serta komponen penyusunnya, mengetahui jenis biaya yang memberikan proporsi yang paling besar pada masing-masing komponen dan mengidentifikasi variabel-variabel yang secara nyata berhubungan dengan biaya total pada masing-masing jenis pembiayaan. Penelitian menggunakan rancangan deskriptif non eksperimental. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif melalui catatan medik, instalasi farmasi dan bagian keuangan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Kriteria inklusi adalah pasien dengan diagnosis utama PPOK dengan atau tanpa penyakit penyerta dan komplikasi yang menjalani rawat inap selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2008. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 77 kasus dari jumlah total populasi sebanyak 183 kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata biaya pengobatan total pasien PPOK dengan jenis pembiayaan Jamkesmas Rp.1.573.057,-±768.019,-, Askes-PNS Rp.3.706.092,-±753.849,-, dan Umum Rp.2.972.646,-±343.047,- dengan komponen biaya penyusun terdiri dari biaya obat dan non obat. Proporsi biaya non obat lebih besar dibandingkan biaya obat pada semua jenis pembiayaan. Biaya obat antibiotik memberikan proporsi yang paling besar sebagai penyusun komponen biaya obat pada seluruh jenis pembiayaan. sedangkan jenis biaya yang berkontribusi besar terhadap biaya non obat adalah biaya laboratorium pada pasien Jamkesmas, dan biaya tindakan pada pasien Askes-PNS dan Umum. Uji korelasi menggunakan analisis multivariat menunjukkan variabel yang secara nyata berhubungan dengan biaya total pada jenis pembiayaan Jamkesmas adalah LOS, jenis pembiayaan Askes-PNS adalah LOS dan kelas perawatan dan pada jenis pembiayaan Umum adalah komplikasi.

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is the sixth mortality cause in the world. Prevalence and mortality of COPD are estimated to increase over time, so, COPD causes a substantial economic burden on individuals and society. The aim of this study is to understand mean of COPD treatment total cost as well their component which is spent by COPD patient, and to know the biggest proportion from its component, and to identify variables which have significant correlation in each of costing system. This study follows descriptive non experimental designed. Data are collected retrospectively through medical record, pharmacy installation, and finance department of RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Inclusion criteria of this study was diagnosed COPD with or without comorbid and complication, hospitalization from January 1st to December 31st 2008. Total population of the study was 183 patient, after stratified random sampling technique was taken, 77 of them were examined by researcher. Result of this study showed that mean of COPD treatment total cost of Jamkesmas costing system Rp.1.612.376,-±847.602,-, Askes-PNS costing system Rp.3.646.159,-±2.568.088,-, and Umum costing system Rp.2.988.558,- ±1.474.327,-. All the costs are composed of medical and non medical cost. Non medical cost had bigger proportion than medical cost. Antibiotics was the biggest component in medical cost from all type costing system. Laboratory test cost was the biggest component in non medical cost for Jamkesmas costing system, while treatment cost was the biggest component in non medical cost for Askes-PNS and Umum costing system. Correlation test using multivariate analysis showed that variable which significantly correlated with total cost on Jamkesmas costing system is LOS, Askes-PNS costing system LOS and hospitalization class and Umum costing system is complication.

Kata Kunci : PPOK, Biaya, Jenis Pembiayaan, analisis korelasi, COPD, Cost, Type of costing system, correlation analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.