Dampak perubaahn tataguna lahan terhadap aspek konservasi air di Kota Mataram
MUNAWAR, Muhammad, Prof. Dr. Ir. Sunjoto, Dip.HE. ,DEA
2009 | Tesis | S2 Teknik SipilPesatnya perkembangan pembangunan membuat lahan-lahan menjadi suatu kebutuhan yang cukup fundamental dalam menunjang aktivitas manusia, dimana lahan merupakan tempat manusia menjalani aktivitasnya. Seiring dengan penggunaan lahan yang kurang ramah lingkungan, telah terjadi degradasi air yang cukup berat di beberapa tempat di Kota Mataram, genangan-genangan lokal semakin sering terjadi, dan pada musim kemarau kuantitas air tanahpun semakin menurun. Oleh karena itu, konservasi sumber daya air menjadi sangat penting bagi kelangsungan kehidupan masyarakat. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memuat gambaran tentang konsep konservasi sumber daya air yang dapat diterapkan di Kota Mataram seiring terjadinya perubahan fungsi pemanfaatan lahan, yang semula dapat dengan mudah meresapkan air menjadi lahan yang kedap (paved), sehingga perlu dilakukan suatu tindakan/penanganan yang serius. Dengan studi literatur, maka dilakukan usahausaha pemberdayaan konservasi sumber daya air. Konservasi sumber daya air ini diberdayakan, disamping untuk meningkatkan jumlah atau volume air tanah, juga untuk mengurangi dampak yang diakibatkan berubahnya fungsi lahan. Konservasi sumber daya air dilakukan dengan melakukan pengelolaan air permukaan, terutama air hujan, sehingga air hujan yang semula terbuang sia-sia dapat dimanfaatkan seoftimal mungkin sesuai kebutuhan. Berdasarkan hasil pembahasan maka disimpulkan bahwa konservasi air permukaan dapat dilakukan dengan (1) pengendalian aliran permukaan, (2) pemanenan air hujan, dan (3) meningkatkan kapasitas infiltrasi tanah. Banyak teknik atau cara yang dapat dilakukan untuk itu, diantaranya dengan cara membuat taman-taman resapan air hujan dan sumur resapan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan jumlah air yang dapat dikonservasi meningkat sebanyak 2.423.599 m3/tahun atau 75% lebih banyak dari kondisi eksisting. Untuk penanganan konservasi yang berkelanjutan, diperlukan intervensi pemerintah daerah setempat terhadap proses perkembangan kota, agar terjadi pembangunan yang ramah lingkungan dan sustainable
Land becomes fundamental need in supporting of human activities considering it’s spatial function for human activities as the rapid growing development continues. Improper land use practices has led to serious water depletion in some areas around Mataram City where the events of local flooding are occurring more often while the quantity of groundwater as one of the sources of water supply tends to decrease during summer season. Therefore, water resources conservation is the most important entity in terms of a sustainable community life. The aim of this research is to build an applicable water resources concept to Mataram City base on current changes in land use pattern where it was easier for rain water infiltration during the previous year compared by the growing paved areas. Hence, action and/or serious management measure is necessary. Literally, the answer would be efforts toward water resources conservation empowerment. Water resources conservation is an empowering tool to promote the increase of quantity or volume of ground water. In addition, it is to serve as impact reducing agent due to shifted land function. Water resources conservation is carried out in the management of surface water, particularly rain water. It was left unused and could be utilize optimally according to the needs. Result comes out with conclusions that surface water conservation could be carried out in the ways of (1) controlling of runoff, (2) rain water harvesting, (3) upgrading of soil infiltration capacity. Quite a number of technical or ways but the most applicable in this case are garden equipped with rain water recharging building and recharging well. It is proved that water conserved could reach approximately 2,324,599 cubic meters/year or 75% over estimate existing condition. Local government intervention on the ongoing development process of the city in the issue of sustainable conservation will create an environmental friendly and sustainable development.
Kata Kunci : Tataguna lahan,Pembangunan ramah lingkungan,Konservasi air, Land Use, Environmental friendly development and Water Conservation