Laporkan Masalah

Evaluation of revolving loand fund (RLF) in urban poverty alleviation project (P2KP) :: Case Sokaraja Sub-distric Banyumas Distric Central Java Province Indonesia

NURHIDAYAT, Agus, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc

2009 | Tesis | S2 MPKD

Keberadaan P2KP di Kecamatan Sokaraja adalah sebagai suatu usaha untuk penanggulangan kemiskinan di daerah tersebut. Penelitian ini menekankan pada evaluasi Dana Kredit Bergulir (DKB) pada P2KP. Penelitian ini bertujuan untuk: pertama, menggambarkan pelaksanaan DKB dalam hal sasaran pemanfaat, prosedur, pelayanan, transparansi dan kinerja dari Unit Pengelola Keuangan (UPK); dan partisipasi pemanfaat, dan kedua, mengetahui manfaat DKB di masyarakat dalam penciptaan peluang kerja dan dalam meningkatkan penghasilan pemanfaat. Hasil akhir dari penelitian ini adalah secara umum P2KP di Kecamatan Sokaraja belum memberikan pengaruh terhadap pengurangan kemiskinan di daerah tersebut. Di samping itu proyek ini juga belum bisa meningkatkan nilainilai kemanusiaan (kejujuran, kredibilitas, kerelawanan) dan prinsip-prinsip kemasyarakatan (participasi, transparansi, pertanggungjawaban) yang telah luntur. Dimana lunturnya nilai-nilai tersebut adalah merupakan akar permasalahan kemiskinan di Indonesia. Dalam kenyataannya terjadi kasus korupsi yang dilakukan oleh personel UPK dan sebagian besar dari pemanfaat ternyata pernah menerima fasilitas kredit dari lembaga keuangan formal. Padahal DKB diperuntukan bagi si miskin yang belum terlayani oleh lembaga keuangan formal. Sedangkan dari sisi manfaat, DKB belum bisa memberikan manfaat bagi masyarakat terhadap penciptaan peluang kerja, walaupun program ini memberikan manfaat terhadap peningkatan pendapatan pemanfaatnya. Hal ini dikarenakan skala usaha mereka sangat kecil yang hanya melayani sedikit konsumen. Disisi lain, pendapatan yang mereka peroleh sebagian besar digunakan untuk membiayai kebutuhan pokok seperti makan dan pendidikan sekolah anak. Selain itu jumlah kredit yang mereka peroleh juga terlalu kecil untuk mengembangkan usaha mereka.

The existence of P2KP Sokaraja Sub-district is as an effort to alleviate poverty in this area. The research focuses on evaluation Revolving Loan Fund (RLF) in Urban Poverty Alleviation Project (P2KP) in Sokaraja Sub-district. The research aims to: firstly, describes the implementation of RLF in Sokaraja Subdistrict in term of target groups, procedure, service, transparency and performance of Monetary Management Unit (MMU) officer; and participation of the recipients and, secondly, knows the benefit of RLF for community in creating job opportunity and in increasing the recipients’ income. The research finds that P2KP in Sokaraja Sub-district has not yet influenced the poverty reduction in this area. Based on point of view of P2KP, the main cause of poverty is weakening of: universal human values or moral quality (honesty, credibility, sincerity etc.) and community principles (participation, democracy, transparency, accountability etc). In fact P2KP cannot improve some of all those values in Sokaraja Sub-district. In some kelurahans, there are corruptions by MMU officers. In other hand, most of the recipients have serviced loan from formal financial institutions, while this program was addressed to those who had not been serviced by from formal financial institutions. RLF program in Sokaraja sub-district has not yet generated benefit to community in terms of creating more jobs opportunity. The improvement of recipient’s income can not make them increase their demand for labor, because the scale of their business is very small, only servicing few costumers. Most of their income is used for fulfill their basic need of live, such as food and children education. In addition, the number of loan is very little to improve their business scale.

Kata Kunci : Evaluasi,Dana kredit bergulir,Kemiskinan perkotaan,penanggulangan, Evaluation, Revolving Loan Fund (RLF), Urban Poverty Alleviation Project (P2KP)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.