Laporkan Masalah

Penilaian PT. Jasa Marga (Persero) Tbk terkait dengan transaksi material tahun 2009

KASRO'I, Imam, Dr. Akhamd Makhfatih, M.A

2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Pada tanggal 25 Februari 2009—dan dilanjutkan pada tanggal 23 Maret 2009—PT. Jasa Marga (Persero) Tbk menerbitkan keterbukaan informasi kepada para pemegang saham untuk melakukan transaksi material. Penelitian ini dilakukan untuk mengestimasi nilai intrinsik perusahaan dan nilai intrinsik saham PT. Jasa Marga (Persero) Tbk terkait dengan rencana transaksi material tersebut menggunakan pendekatan fundamental atau pendapatan dengan metode discounted cash flow (DCF) dan menggunakan pendekatan pasar atau relatif dengan metode perbandingan standar dan mencoba untuk menerapkan metode quality rating value estimation (QRVE)—biasanya digunakan dalam penilaian real property. Metode DCF menggunakan laporan keuangan historis PT. Jasa Marga (Persero) Tbk tahun 2004 – 2005 untuk memproyeksikan cash flow perusahaan selama lima tahun mendatang (2009 – 2013). Terminal value tidak dihitung berdasarkan asumsi periode kekal tetapi didasarkan pada asumsi periode yang terbatas dan dihitung menggunakan liquidation value—berdasarkan prinsip anuitas. Batas hak konsesi yang dimiliki perusahaan adalah antara 35 – 45 tahun. Pada metode perbandingan standar, penelitian ini menggunakan price to earnings ratio (PER) dan price to book value of equity (PBV) ratio dan memberikan bobot masing-masing 60 persen dan 40 persen. Pada metode QRVE, penelitian ini melakukan penentuan skor (scoring) antara 1 – 9 untuk tiap faktorfaktor fundamental dari setiap perusahaan, dan kemudian melakukan penjumlahan untuk memperoleh skor kualitas (quality score/QS). Kemudian dilakukan regresi antara QS sebagai variabel independen dengan harga saham sebagai variabel terikat menggunakan regresi linier sederhana. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa nilai intrinsik perusahaan berkisar antara Rp26,281 triliun – Rp27,007 triliun atau Rp2.245,00 – Rp2.328,00 per lembar saham jika menggunakan metode DCF. Jika menggunakan metode pasar baku, nilai pasar saham adalah Rp1.367,00 dan Rp1.780,00 jika menggunakan metode QRVE. Hasil ini mengindikasikan bahwa saham PT. Jasa Marga (Persero) Tbk pada akhir pekan ke-4 bulan Maret 2009 dinilai rendah (undervalued) oleh pasar. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa metode QRVE dapat digunakan sebagai metode alternatif dalam pendekatan pasar.

On February 25, 2009—and followed on March 23, 2009—PT. Jasa Marga (Persero) Tbk issued press release to shareholders concerning to execute some material transactions. This research aims to estimate the intrinsic value of both firm and share of PT. Jasa Marga (Persero) Tbk concerned with its plans using fundamental or income approach especially discounted cash flow method (DCF method) and using standard relative valuation method and try to apply quality rating value estimation (QRVE) method—usually used in real property valuation. DCF method used Jasa Marga’s historical financial statements from 2004 until 2008 to forecast future cash flow to firm for five years (2009 – 2013). Its terminal value were not calculated based on life forever assumption, but based on limited lifetime and calculated using liquidation value—based on annuity principles. The company’s concessions right is limited about 35 to 45 years. In standard relative valuation, this research used PER and PBV ratio and give weight 60 percent and 40 percent respectively. In QRVE analysis, this research made scoring at range of 1 – 9 for each fundamental factors of each company, then summarized them to obtain total quality score (QS) for each company. Using simple linier regression, we then regress QS as independent variable to share price as dependent variable. The results of this analysis show that the intrinsic value of the firm (firm value) is around Rp26,281 trillion to Rp27,007 trillion or Rp2.245,00 to Rp2.328,00 per share if using DCF method. On the other hand, based on standard relative valuation shows that market value of company’s share is Rp1.367,00 per share and Rp1.780,00 per share if using QRVE method. This results indicate that Jasa Marga’s share price at the end of 4th week on March 2009 was undervalued. This research results also suggest that QRVE method can be used as alternate method in relative valuation approach.

Kata Kunci : Discounted cash flow (DCF),Relative valuation,QRVE method,PER (Price Earning Ratio),PBV (Price to Book Value) Ratio


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.