Laporkan Masalah

Evaluasi kinerja Kantor Pengelolaan Pasar Daerah Kabupaten Sleman tahun 2004-2008

WAHYUNI, Sri, Dr. Soeratno, M.Ec

2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Kinerja instansi pemerintah banyak menjadi sorotan akhir-akhir ini, terutama setelah timbulnya iklim yang demokratis dalam pemerintahan. Rakyat mulai mempertanyakan akan nilai yang mereka peroleh atas pelayanan yang dilakukan oleh instansi pemerintah. Walaupun anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah semakin banyak, nampaknya masyarakat belum puas atas jasa kualitas maupun barang yang diberikan oleh instansi pemerintah. Dalam konteks ini Kantor Pengelolaan Pasar Daerah (KPPD) adalah merupakan sebagai lembaga teknis daerah, yang berfungsi sebagai ujung tombak pemerintah daerah untuk mengisi kas daerah melalui retribusi pasar serta bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang perpasaran. Sesuai dengan visi KPPD yaitu terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan pasar Kabupaten yang memadai, bersih, tertib dan aman dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadikan pasar sebagai andalan sumber pendapatan asli daearah (PAD) menuntut kantor pasar untuk melaksanakan kinerjanya dengan sebaik mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja KPPD termasuk mengevaluasi kelembagaan organisasi pengelola pasar sebelumnya. Hal ini dimaksudkan agar hasil penelitian ini mampu memberikan masukan kepada Pemerintah bentuk lembaga yang paling sesuai untuk mengelola pasar di Kabupaten Sleman. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa literatur, dokumen dan arsip yang berhubungan dengan yang obyek yang diteliti, dan juga menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan pengisian kuesioner kepada responden. Alat analisis yang digunakan adalah deskriptif dan efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kuantitatif kinerja keuangan KPPD pada tahun 2004 – 2008 cukup efektif dengan tingkat efektivitas sebesar 73 persen, 72,5 persen, 69,7 persen, 80,01 persen dan 79 persen. Hasil evaluasi kelembagaan mulai dari urusan pasar ditangani oleh DIPENDA, BPKKD, UPTD “Pasar” dan KPPD kinerja keuangan dilihat dari tingkat efektivitas cukup efektif. Meskipun demikian dengan perubahan kelembagaan tersebut terjadi perbaikan dalam sistem dan prosedur kerja, pengawasan dan aturan kerja yang menjadi semakin jelas.

Performance of government agencies into the spotlight a lot lately, especially after the emergence of a democratic climate in the government. People began to question the value they receive for services performed by government agencies. Although the budget issued by the government more and more, yet the public seems satisfied with the quality of services and goods provided by government agencies. In this context the Kantor Pengelolaan Pasar Daerah (KPPD) is a local technical organization, which serves as the spearhead of the local government to fill the area through the levy on the cash market and the duty to give the public service in the field of traditional market. In accordance with the realization of the vision KPPD increase public welfare through market management district adequate, clean, orderly and safe in order to provide services to the community, and make the market as reliable sources daearah original income (PAD) demanding market offices to carry out with the best possible performance. This study aims to evaluate the performance of evaluating institutional KPPD including market management organization before. It is intended that this research can provide feedback to the Government of the most appropriate institutions to manage the market in Sleman regency. In this study uses secondary data in the form of literature, documents and archives relating to the objects under study, and also using primary data obtained through interviews and filling out the questionnaire. Analysis tool used is descriptive and effectiveness. The results showed that quantitative KPPD financial performance in the year 2004 - 2008 to be effective with the level of effectiveness by 73 percent, 72,5 percent, 69,7 percent, 80,01 percent and 79 percent. While the results of evaluation from the institutional market business is handled by DIPENDA, BPKKD, UPTD "Pasar" and KPPD financial performance effectiveness viewed from the level of effective enough. Even so with these institutional changes occur in the system and improvement of work procedures, supervision and work rules become clearer.

Kata Kunci : Evaluasi kinerja kantor, Pengelolaan pasar daerah, Kabupaten Sleman


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.