Laporkan Masalah

Penilaian saham PT BII Tbk paska akuisisi oleh Maybank per tanggal 31 Desember 2008

AMELIA, Nuriza, Muhammad Edhie Purnawan, M.A., Ph.D

2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penilaian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai intrinsik saham BII paska akuisisi oleh Maybank dengan menggunakan 3 metode pendekatan yang bersifat fundamental yaitu pendekatan pendapatan yang mengaplikasikan metode arus kas terdiskonto (discounted cash flow), pendekatan data pasar (relative valuation), pendekatan aktiva/neraca yang mengaplikasikan metode excess earnings dan 1 metode yang bersifat teknikal yang mengaplikasikan metode Box-Jenkins atau ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Pendekatan fundamental menggunakan data laporan keuangan BII selama kurun waktu 5 tahun terakhir yaitu terhitung sejak tahun 2004 sampai dengan tahun 2008. Untuk melakukan analisis teknikal menggunakan aplikasi software Eviews dan data harga saham BII mingguan selama tahun 2008 yaitu terhitung sejak minggu pertama bulan Januari 2008 tanggal 4 Januari 2008 sampai dengan minggu terakhir bulan Desember 2008 tanggal 26 Desember 2008. Analisis metode arus kas terdiskonto (discounted cash flow) dilakukan dengan cara: analisa proyeksi penjualan atau pendapatan, proyeksi laporan keuangan, proyeksi arus kas bebas (free cash flow), penentuan tingkat diskonto atau tingkat balikan yang diharapkan dan estimasi nilai. Analisis data pasar (relative valuation) dimulai dengan mencari perusahaan yang sebanding dalam bidang usaha yang sama selanjutnya memilih dan menetapkan multiples atau rasio yang sesuai dari perusahaan pembanding. Multiples ini digunakan untuk mengkonversi nilai buku variabel yang relevan dari BII menjadi estimasi nilai pasar. Multiples atau rasio yang digunakan adalah: PER (Price Earning Ratio), PBV (Price to Book Value) dan P/S (Price to Sales Ratio). Analisis metode excess earning dilakukan dengan melakukan revaluasi terhadap neraca perusahaan, dengan melaporkan seluruh aset yang berwujud (tangible assets) dan tidak berwujud (intangible assets) serta seluruh kewajibannya pada Nilai Pasarnya. Analisis teknikal dengan metode Box-Jenkins atau ARIMA adalah melakukan peramalan (forecasting) berbasis pada data runtut waktu (time series analysis) karena harga saham pada hari ini, sangat dipengaruhi oleh harga saham pada hari kemarin, atau pada hari-hari sebelum kemarin. Demikian juga harga saham hari ini, akan mempengaruhi harga saham besok. Hasil penelitian dengan menggunakan 3 metode pendekatan fundamental dan analisis teknikal diperoleh estimasi nilai instrinsik saham BII per 31 Desember 2008 adalah Rp352,46,-.

This research aim to estimate an intrinsic value of BII share after acquisition of Maybank by using 3 methods fundamental approach were discounted cash flow, relative valuation, excess earnings and technical analysis using Box-Jenkins method or ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average). Fundamental approach used data of BII financial statement’s during the last five year from 2004 until 2008. Analysis technical used software Eviews and data of market value per share of BII every weeks in 2008 during first week on January 2008 date at January 4, 2008 until last week on December 2008 date at December 26, 2008. Method analysis of discounted cash flow conducted by: sales or earning projection analysis, financial statement projection, free cash flow projection, discount rate determination and value estimation. Relative valuation started with searching similar company in the same field of industry and chosening and specifying appropriate ratio or multiples from similar company. This Multiples used to convert a relevant book value variable from BII become an estimation of market value. Multiples or ratio which used were: PER (Price Earning Ratio), PBV (Price to Book Value) and P/S (Price to Sales Ratio). Method analysis of excess earnings was done to carry out the revaluation of balance sheet of company which included tangible assets, intangible assets and total liabilities at market value. In technical analysis used by Box-Jenkins method or ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average), there were forecasting with time series analysis because let the data speak for themselves. The result from this research by using 3 method of fundamental approach and technical analysis was estimated an intrinsic value of BII share at December 31, 2008, Rp352,46,-.

Kata Kunci : discounted cash flow, relative valuation, excess earning, Box-Jenkins, ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.