Strategi bisnis PT Bank Bukopin di bidang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan peluang perkembangan sektor UMKM di Indonesia
ANINDITA, Saraswati, Eko Budiwiyono, Drs., MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenUMKM adalah sektor yang memiliki peran penting di Indonesia karena sebagian besar rakyat Indonesia memiliki hidup dalam kegiatan usaha kecil dan menengah, baik formal maupun non formal pada sektor tradisional serta modern. UMKM juga memiliki peran yang strategis dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi nasional juga regional. UMKM pun ternyata dapat bertahan pada masa krisis dan memperlihatkan kinerjanya sebagai pengaman perekonomian melalui berbagai usaha yang luas. Salah satu lembaga keuangan yang membina sektor UMKM adalah Bank Bukopin. Bank Bukopin memiliki identitas sebagai bank yang memiliki bisnis utama pada sektor usaha menengah, kecil dan mikro, dimana termasuk di dalamnya adalah mengelola usaha koperasi. Filosofi koperasi ini dipakai karena Bank Bukopin sebagai bank umum nasional semula didirikan dalam bentuk badan hukum koperasi dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia (disingkat BUKOPIN) dimana dalam perkembangannya terjadi perubahan status badan hukum Bank dari koperasi menjadi perseroan terbatas. Peluang pasar UMKM yang masih cukup luas dan masih belum banyak tersentuh oleh kredit perbankan harus dapat ditangkap secara baik oleh Bank Bukopin yaitu dengan fokus dalam mencari dan menemukan segmen UMKM yang potensial yang selanjutnya dapat digarap Bank Bukopin. Hal ini agar sektor UMKM di Indonesia dapat berkembang dengan lebih baik lagi dan bagi Bank Bukopin sendiri adalah agar penyerapan kredit UMKM Bank Bukopin di masyarakat dapat lebih meningkat. Untuk masuk ke dalam segmen potensial di wilayah – wilayah baru, Bank Bukopin dapat memanfaatkan kepercayaan pemerintah yang telah menunjuk Bank Bukopin sebagai salah satu bank penyalur dana pengembangan UMKM pemerintah kepada masyarakat, juga dengan menggunakan nama “Bank UMKM†sebagai nama yang telah dikenal masyarakat luas di Indonesia.
UMKM is the sector which has important contribution in Indonesia because most of Indonesian citizens live in micro and middle industrial era, formally and informally, in traditional, and also in modern sector. UMKM also has strategic role in order to rise economic national growth, and also regional. UMKM can also survive in crisis and performs as economic safeguard in many industries. One of financial institution which had built the UMKM sector is Bank Bukopin. Bank Bukopin has the identity as a bank which had core business in micro, small, and middle industry, and it also carries out cooperative industry. This cooperative philosophy was used because Bank Bukopin, as a national commerce bank, was established in cooperative legal entity as Bank Umum Koperasi Indonesia (abbreviated to Bukopin). In addition, during its growth there is a change in the bank’s legal entity from a cooperative to a limited liability company. The opportunities of UMKM market, which is still wide and untouchable with bank’s credit, should be articulated by Bank Bukopin, by focusing in searching and finding the potential UMKM segment, which Bank Bukopin can build in the future. The purpose is to make the UMKM sector in Indonesia can be much more developed, and also in order to make the absorption of UMKM credit of Bank Bukopin can be more improved. To enter the potential segment in new areas, Bank Bukopin can use the government’s trust who has already fingered Bank Bukopin as one of Banks, which can distribute the government’s UMKM capital to people. Also, Bank Bukopin is named by the government as “Bank UMKMâ€, the name which is already known by most people in Indonesia.
Kata Kunci : UMKM,Strategi bersaing,Bank Bukopin, UMKM, competitive strategy, Bank Bukopin