Analisis kinerja perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dengan metode EVA dan kelayakannya untuk go public
LUBIS, Zarkasyi Sahal, Zaki Baridwan, Prof., Dr., M.Sc
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenSalah satu tantangan perusahaan untuk terus berkembang adalah kekuatan modalnya. Pertumbuhan bisnis asuransi jiwa di Indonesia yang tiap tahun meningkat serta adanya ketentuan pemenuhan modal minimum disetor yang diatur dalam PP No. 39 tahun 2008 oleh Departemen Keuangan, menjadi perhatian utama perusahaan dalam mempertahankan kegiatan usahanya. Dukungan modal turut menentukan baiknya kinerja keuangan perusahaan dalam mendukung kelangsungan kegiatan usaha asuransi jiwa di Indonesia. Salah satu sumber untuk menambah modal adalah menerbitkan saham baru dengan mekanisme go public. Memutuskan kelayakan perusahaan asuransi jiwa untuk go public perlu didukung dengan pengukuran kinerja keuangan perusahan dengan metode tertentu agar calon investor tertarik untuk menanamkan sahamnya. Pengukuran kinerja keuangan dengan metode Economic Value Added (EVA) menjadi relevan karena metode ini mengukur adanya penciptaan value yang dapat dinikmati oleh stakeholder perusahaan dan berkorelasi positif terhadap value pasar perusahaan. Mengetahui kinerja perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dengan metode EVA sebagai dasar kelayakannya dalam go public menjadi tujuan penulis dalam penelitian ini. Laporan keuangan tahun 2007 dari 40 perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang dianalisis dengan metode EVA dan hasilnya menjadi alasan penulis memberikan saran kelayakan perusahaan untuk go public. Saran ini diberikan bagi perusahaan yang memiliki modal disetor dalam laporan keuangan masih kurang dari ketentuan aturan usahanya dan memiliki hasil EVA yang positif. Lebih dari 50 % dari 40 perusahaan asuransi jiwa di Indonesia di tahun 2007 memiliki nilai EVA yang positif atau sebanyak 23 perusahaan dan 15 perusahaan yang disarankan untuk go public dalam memenuhi ketentuan modal minimum disetor sampai akhir tahun 2010.
One of challenge for growing business in company is capital power. Life Insurance business growth in Indonesia that every year tend to increase and paid in capital regulation in PP No. 39 year 2008 by minister of finance, have made the company as main priority reasons to maintain its business. Capital can determine company’s financial performance for supporting viability of the business specially in life insurance business. One source of addition capital is issuing new share of company through go public mechanism. Take a decision go public worthiness from life insurance company is need to be supported by measuring the performance financial with a certain measurement. This performance measure can attractive the new investor to buy the share. Economic Value Added method become relevant in this measure because it measure a value creation that could be enjoy by company’s stakeholder and it has positive correlation for market value the organization. To find out the performance of life insurance company in Indonesia with EVA measure as a reason go public worthiness became the purpose of author in this research. In this research, author use 40 financial statements data of life insurance company in year 2007 for the analysis and the EVA result became the reason to propose go public worthiness. This propose can be used as a consideration for the company if it’s paid in capital less than the regulation and have positive EVA. More than 50 % of 40 life insurance companies have positive EVA value in year 2007 or 23 companies and the propose for 15 companies are proper take decision to go public in order to fulfill paid in capital until year 2010.
Kata Kunci : Asuransi Jiwa,Economic value added,Go Public, Asuransi Jiwa