Laporkan Masalah

Pengaruh indeks DJI, FTSE 100, NKY 225, dan HSI terhadap indeks harga saham gabungan sebelum, ketika dan sesudah subprime mortagage pad tahun 2006-2009

DARMAWAN, Fajar Budhi, Sukmawati Sukamulja, Prof., Dr

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mengetahui perkembangan indeks harga saham bursa global dalam hubungannya dengan besarnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta untuk mengetahui besarnya pengaruh indeks harga saham bursa global secara simultan maupun parsial yang diwakili oleh empat bursa saham global terhadap IHSG BEI sebelum, ketika, dan sesudah subprime mortgage. Adapun ke empat bursa saham global tersebut adalah Dow Jones yang mewakili bursa saham New York, FTSE 100 yang mewakili bursa saham London Inggris, Nikkei 225 yang mewakili bursa saham Jepang, dan Hang Seng Stock Index (HSI) yang mewakili bursa saham Hong Kong. Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan ketika terjadi krisis keuangan global yang bermula dari subprime mortgage yang berdampak tidak hanya di wilayah Amerika saja tetapi juga berdampak pada perekonomian global seperti di Indonesia. Metode pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan data selama 3 tahun dari tahun 2006 sampai tahun 2009 secara harian. Penelitian dilakukan menggunakan uji kausalitas Granger dan uji Chow-Break Point sebagai satu model analisis. Model analisis Granger menguji hubungan antara dua variabel yang saling mempengaruhi, sedangkan uji Chow-Break Point digunakan untuk menguji perubahan struktural antara indeks regional dengan IHSG selama tiga tahun terakhir. Hasil penelitian ini menunjukkan indeks Dow Jones, FTSE, dan NKY 225 memiliki pengaruh terhadap IHSG. Sedangkan indeks Hang Seng tidak memiliki pengaruh kausalitas terhadap IHSG dan IHSG juga tidak memiliki pengaruh terhadap HSI.

This study was intended to know and analyze the fluctuations of the global stock price index and the correlation with Jakarta Composite Index and to find the proportion of the global stock markets influence toward Jakarta Composite Index before, during, and after subprime mortgage. The global stock markets represented by Dow Jones which represents New York USA stock-market, FTSE 100 which represents London England stock-market, Nikkei 225 which represent Tokyo Japan stock-market, and Hang Seng Stock Index (HSI) which represents Hong Kong stock-market. This study was conducted when the global financial crisis that began from the subprime mortgage which affect not only the United States in the region but also affect in the global economy such as in Indonesia. The research method used in this study is to collect data during 3 years from 2006 to year 2009 by daily basis. This study conducted using the Granger test and Chow Break-point test as a model. Granger test the relationship between two variables that affect each other, while the test-Chow Break Point test is used to measure structural changes between global stock price index and Jakarta Composite Index during the last three years. This empirical result show that, Dow Jones, FTSE, and NKY 225 has influence toward Jakarta Composite Index. While Hang Seng Index doesn’t have Granger causality toward JCI and vice versa.

Kata Kunci : Bursa saham,Subprime mortagage,Augmented Dickey,Fuller,Kusalitas Granger,Chow break point test


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.