The impact of capital structure change on firm value :: A case study in Indonesian manufacturing industry 2002-2007
BUDIMAN, Marwan Asri S.W., Prof., Dr., MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk mencaritahu apakah pengaruh perubahan struktur modal terhadap nilai perusahaan mengikuti Static Tradeoff Theory. Metode Analisis Regresi digunakan untuk menentukan slopes (kemiringan) grafik hubungan antara perubahan struktur modal terhadap nilai perusahaan pada setiap grup dan keseluruhan sampel. Tes Parsial dilakukan untuk menganalisa pengaruh perubahan tingkat hutang terhadap perubahan nilai perusahaan sedangkan tes keseluruhan sampel dilakukan untuk menganalisa pengaruh tingkat hutang terhadap laju perubahan nilai (value change rate). Penelitian ini menggunakan data keuangan 434 perusahaan-tahun yang bersumber dari 136 perusahaan tahun 2002 sampai dengan 2007. Ringkasan temuan riset adalah sebagai berikut: (1) Pada grup perusahaan yang tidak dalam kondisi distress keuangan (financially non-distressed firms) pengaruh perubahan struktur modal terhadap perubahan nilai perusahaan adalah positif, sedangkan pada grup perusahaan dalam kondisi distress keuangan (financially distressed firms) pengaruhnya adalah negatif. (2) Pengaruh tingkat hutang terhadap laju perubahan nilai perusahaan tidak membentuk garis lurus melainkan kurva parabola. (3) Static Tradeoff Theory berlaku di Indonesia, namun sedikit berbeda dengan model asalnya sebagaimana yang digambarkan oleh Brigham dan Ehrhardt (2005) dan Myers (1984). (4) Model struktur modal yang mewakili industry manufaktur di Indonesia tidak membentuk kurva parabola melainkan kurva pangkat tiga (cubic curve). Celah perbedaan antara kurva pangkat tiga dengan garis MM-Tax-Proposition mengimplikasikan bahwa perusahaan yang memiliki tingkat hutang yang rendah sebagaimana juga perusahaan yang dalam kondisi distress tidak dapat menikmati keuntungan karena pajak secara optimal. Hal ini mengisyaratkan agar perusahaan menetapkan tingkat struktur modal tertentu yang dapat mengoptimalkan nilai perusahaan.
This research attempts to investigate whether or not the impact of capital structure change on firm value follows Static Tradeoff Theory. Regression analysis method is used to determine the graphic line slopes showing the impact of capital structure change on firm value in each group and entire sample group. Partial test is to analyze the impact of leverage change on firm value change whilst entire sample test is to analyze the impact of leverage on value change rate. This research employs 434 firm-years financial data of 136 firms from 2002 to 2007. Research finding can be summarized as follows: (1) For financially non-distressed firms the impact of leverage change on firm value change is positive whilst for financially distressed firms it is negative. (2) The impact of leverage on value change rate forms quadratic line instead of linear line. (3) Static Tradeoff Theory prevails in Indonesian capital market particularly manufacturing industry, but it is a bit different from original model previously developed by Brigham and Ehrhardt (2005) and Myers (1984). Capital structure model representing Indonesian manufacturing industry takes form of a cubic curve instead of quadratic curve. The gaps between cubic line and MM Tax Proposition Line shows that neither can low levered firms nor distressed firms optimally enjoy tax benefit. Consequently, it suggests firm to set optimal capital structure to optimize firm value.
Kata Kunci : Struktur modal optimal,Static tradeoff theory,Keuntungan karena pajak,Distress keuangan