Laporkan Masalah

Analisis pengaruh indeks obligasi, suku bunga SBI, inflasi, nilai kurs USD dan harga minyak bimu terhadap kinerja nilai aktiva bersih reksa dana pendapatan tetap

PERMATA, Riza, Supriyatno, Dr., MBA

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Perkembangan investasi di Indonesia sejak tahun 2000 mulai menunjukkan peningkatan terutama di sektor keuangan. Salah satu instrumen investasi yang mengalami perkembangan yang cukup pesat adalah reksa dana. Reksa dana sebagai instrumen investasi dewasa ini sangat menarik para investor untuk menanamkan modalnya karena memiliki prospek yang baik di masa datang. Salah satu jenis reksa dana yang diminati investor adalah jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap. Reksa Dana Pendapatan Tetap merupakan jenis reksa dana yang memiliki tingkat risiko paling rendah dibandingkan dengan jenis reksa dana lainnya karena tujuan dari investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap adalah memperoleh penghasilan yang relatif lebih stabil dalam jangka waktu yang relatif panjang. Perkembangan reksa dana dalam kurun waktu 2003 hingga 2007 pernah mengalami ketidakstabilan. Hal ini ditandai dengan tingginya penjualan kembali unit penyertaan reksa dana yang dimiliki oleh investor pada tahun 2005. Kondisi ekonomi yang mengalami ketidakstabilan pada saat itu diduga sangat berpengaruh terhadap aksi investor dalam melepas kepemilikan reksa dana sehingga Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada saat itu mengalami penurunan yang cukup drastis termasuk Reksa Dana Pendapatan Tetap. Penelitian ini bertujuan untuk melihat variabel-variabel yang mempengaruhi Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana Pendapatan Tetap. Faktor Indeks Obligasi, Suku Bunga SBI, Inflasi, Nilai Kurs USD dan Harga Minyak Bumi diduga berpengaruh terhadap kinerja Reksa Dana Pendapatan Tetap yang tercermin dari Nilai Aktiva Bersih. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dari lima variabel bebas yang diuji ternyata faktor Indeks Obligasi, Inflasi, dan Harga Minyak Bumi terbukti berpengaruh terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana Pendapatan Tetap. Sedangkan faktor Suku Bunga SBI dan Nilai Kurs USD tidak berpengaruh terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana Pendapatan Tetap. Investor harus dapat melakukan perhitungan yang tepat dalam melakukan buy, hold, sell,dan redemption sebagai bahan pertimbangan dalam memilih jenis investasi dikemudian hari. Selain itu, memilih Manajer Investasi yang memiliki jejak rekam bagus merupakan keputusan yang bijak dalam berinvestasi di reksa dana.

Investment growt in Indonesia showed has increased since the year of 2000 especially in financial sector. Mutual fund is one of the instrument which having significant growth. Mutual fund considered as attractive due to its prospect in the future. One of the type which attract the interest of the investor is fixed income mutual funds. Fixed Income Mutual Funds is the least risk type compare to other, as the purpose is to gain stable income for long term period. During 2003-2007 period, the growth of mutual fund have experienced instability. This condition mark with the high of redemption on 2005. The instability of economic condition at that time, assumed to be the major factor of redemption which in result of the decrease of Net Asset Value including Fixed Income Mutual Funds. The purpose of this thesis is to see variables, which become factors in the unit value of Fixed Income Mutual Funds. Obligation Index, SBI rate, Inflation, USD Kurs and Oil Price assume to give effect to the performance of Fixed Income Mutual Funds as shown by Net Asset Value. Based on the research has been done, out of five independent variable being tested, Obligation Index, Inflation & Oil Price proven to effect the Net Asset Value of Fixed Income Mutual Funds, while SBI rate and USD Kurs not effect to Net Asset Value (NAV) of Fixed Income Mutual Funds. Investor should have the ability to make calculation in buy, hold, sell, and redemption as the consideration to choose correct investment in the future. Beside that, choosing wealth to investment manager who have good track record of performance is as wise decision in mutual fund investment.

Kata Kunci : Reksa dana, Nilai aktiva bersih, Mutual Fund, Net Asset Value


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.