Laporkan Masalah

Evaluasi strategi bisnis direktorat commercial banking-bank X per 31 Desember 2007

MEUTIA, Putri, Widigdo Sukarman, Dr., MBA., MPA

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen

PT. Bank X adalah salah satu badan usaha yang bergerak dalam jasa perbankan. Sampai dengan akhir tahun 2007 Bank X masih mengukuhkan dirinya sebagai Bank terbesar di Gadjah Mada dengan total aktiva sekitar Rp. 303,43 Triliun. Sebagai lembaga intermediasi, Bank X masih memfokuskan aktifitas bisnisnya dalam menyalurkan dan mengelola kredit serta menggantungkan sebagian besar pendapatan operasionalnya dari aktifitas tersebut. Sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi bank yang dikenal secara luas sebagai perusahaan publik terkemuka (blue chip company) di Asia Tenggara (Regional Champion Bank), maka untuk tahun 2008 perusahaan menetapkan strategi antara lain menjadi bank yang terpercaya dan terpilih serta menguasai pangsa pasar di semua segmen bisnis (menguasai 20% s/d 30% pangsa pasar dari semua segmen perbankan). Sehubungan dengan hal tersebut diatas, posisi Direktorat Comercial Banking sebagai salah satu Strategic Business Unit (SBU) Bank X akan menjadi sangat strategis dalam pencapaian sasaran bisnis perusahaan secara keseluruhan dimasa mendatang. Oleh karena itu adalah sangat penting bahwa pengelolaan bisnis di Direktorat Commercial Banking telah dilakukan sesuai ketentuan serta dengan strategi bisnis yang tepat. Atas dasar hal diatas dan dengan semakin berkembangnya industri perbankan serta semakin beratnya persaingan di industri ini maka Bank perlu melakukan rencana strategis agar dapat mengalokasikan sumberdayanya secara optimal dengan mengedepankan keunggulan utamanya (core competencies) agar dapat menghadapi ancaman dari pesaing. Agar perencanaan strategik dapat dilakukan dengan baik, selain melakukan analisis secara menyeluruh atas industri dimaksud dipandang perlu untuk melakukan kajian atas strategi yang diterapkan dan kinerja yang dicapai dimasa lalu agar dapat menerapkan strategi yang tepat dimasa mendatang khususnya pada Direktorat Commercial Banking. Dalam merumuskan strategi bisnis tersebut, maka terlebih dahulu dilakukan pengkajian atas faktor-faktor yang mendukung keberhasilan strategi bisnis Direktorat Commercial Banking Bank X serta hal-hal yang belum optimal dalam mendukung pencapaian target yang ditetapkan oleh Bank X pada tahun 2007 dilakukan berdasarkan strategi yang telah ditetapkan sesuai Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Annual Strategic Business Plan (ASBP) Direktorat Commercial Banking Tahun 2007. Sedangkan kajian untuk menetapkan strategi dan inisiatif yang dapat dilakukan oleh Direktorat Commercial Banking dimasa mendatang dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan analisis terkait lingkungan eksternal terdiri atas lingkungan jauh (remote environment) dan lingkungan industri serta lingkungan internal terdiri atas aspek keuangan, pemasaran, place dan pricing dari Bank X. Kemudian dilakukan analisis SWOT industri perbankan, Bank X dan Commercial Banking. Analisis SWOT secara mendalam hanya akan dilakukan terhadap Bank X dengan menggunakan matriks External Factor Evaluation (EFE), Internal Factor Evaluation (IFE), yang kemudian dilanjutkan dengan menggunakan alat bantu Internal-Exeternal (IE) dan Quantitative Strategies Planning (QSP). Atas dasar analisis ini kemudian ditetapkan strategi yang tepat untuk Bank X yang kemudian dijadikan sebagai acuan dalam penyusuanan strategi Direktorat Commercial Banking. Setelah melalui perumusan strategi dan pemilihannya maka diperoleh kesimpulan bahwa strategi yang paling sesuai dengan kondisi perusahaan saat ini adalah Bank X lebih memfokuskan diri pada strategi utama yaitu strategi intensif (perluasan pasar dan pengembangan produk). Hal ini berarti Bank X dimasa mendatang harus lebih fokus dan melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan posisi sebagai market leader, menurunkan Net Non Performing Loan (NPL), meningkatkan profitabilitas, meningkatkan Company Value Proposition, meningkatkan pengelolaan efisiensi operasional secara berkelanjutan, membangun infrastruktur manajemen risiko dan teknologi informasi serta membangun branch experience dan brand visibility. Selain itu Bank X juga mengimplementasikan strategi penunjang yaitu strategi integrasi horizontal dan foward dengan inisiatif strategis memperkuat pengembangan organisasi berbasis kinerja, peningkatan horizontal allignment antar Strategic Business Unit (SBU) serta peningkatan pertumbuhan non-organik dengan melakukan penetrasi bisnis potensial yang dapat menghasilkan pertumbuhan bisnis yang lebih baik melalai merger dan atau akuisisi. Guna mendukung pencapaian target yang ditetapkan dan pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan, Direktorat Commercial Banking agar menerapkan strategi dan inisiatif strategis yang dapat mendukung pencapaian target yang ditetapkan dan pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan dengan melakukan perbaikan bidang perkreditan melalui inisiatif peningkatan manajemen portfolio, peningkatan high yield portfolio, optimalisasi pricing strategy, percepatan pertumbuhan kredit/net ekspansi dengan melakukan mapping potensi bisnis dan monitoring market share secara kontinyu, penetrasi pasar yang intensif dan menjalin kerjasama dengan nasabah yang memiliki potensi untuk menjadi mitra aliansi, peningkatan average balance kredit serta peningkatan kualitas aktiva produktif. Selain itu Direktorat Commercial Banking juga harus melakukan perbaikan di bidang pendanaan dan upaya peningkatan fee based income dengan cara meningkatkan porsi dana murah, meningkatkan average balance dana serta meningkatkan utilisasi produk-produk unggulan, melakukan perubahan pola pembebanan fee untuk loan set up dan processing serta meningkatkan penggunaan program pembiayaan/ aliansi yang mempunyai potensi meningkatkan FBI dan atau Intra SBU Revenue (ISR). Sebagai penunjang strategi utama, Direktorat Commercial Banking agar melakukan inisiatif pendukung melalui inisiatif peningkatkan product holding, membuat program peningkatan kepuasan pelanggan dan kajian target market, optimalisasi peran jaringan distribusi serta peningkatan efektifitas aliansi. Diharapkan strategi tersebut dapat diimplementasikan oleh Bank X dan Direktorat Commercial Banking dan senantiasa dikomunikasikan, dimonitor serta dievaluasi hasil implementasinya. Selain itu juga harus dilakukan upaya perbaikan terus menerus agar strategi dan inisiatif strategis yang ditetapkan sesuai dengan misi dan tujuan perusahaan sehingga dapat membawa perubahan dan pertumbuhan serta perkembangan yang lebih baik lagi khususnya untuk mencapai eksistensinya dalam persaingan industri perbankan dimasa mendatang.

PT Bank X is one the business entity in banking service. By end of 2007 Bank X is considered as biggest bank in Indonesia with IDR 303.43 trillions. In its business activity Bank X is still focusing on distributing credit and hence gain most of its operational revenue from such activity. Inline with its mission to become broadly known bank as admired public company (blue chip company) in South East Asia (Regional Champion Bank), for year 2008 the company apply the strategies, one of which is to become trusted and chosen bank as well as winning the market in all business segmentation (to win 20-30% market of all banking segmentation) In conjunction with the above-mentioned Commercial Banking Directorate position becomes critical position in achieving overall business target in the future. Hence it is very important that business management in such Directorate is run in accordance to the appropriate policy and to the correct business strategy. Based on the above and with growing banking industry as well as increasing competition, banks need to apply strategic plan to optimize resources allocation by leveraging its core competencies to win the competition. In order to apply its strategic plan well, besides doing analysis thoroughly, it is also deemed important to review the strategy implemented and performance achieved in the past to enable Commercial Banking Directorate to apply appropriate strategy in the future. In formulating such business strategy, first is to review key success factors, and also area for improvement in 2007 target achievement set up by Bank X. Review is conducted based on agreed strategy in accordance with 2007 Company Budget Working Plan and Annual Strategic Business Plan of Commercial Banking Directorate The review to apply strategy and initiatives in the future is done by firstly conducting external environment analysis (consist of remote environment and industry environment) as well as internal environment (consist of financial, marketing, place, and pricing aspects of Bank X). Further SWOT analysis will be applied on Bank X using External Factor Evaluation (EFE), Internal Factor Evaluation (IFE) metrics followed by Internal-External (IE) and Quantitative Strategies Planning (QSP) tools. Based on this analysis an appropriate strategy for Bank X is set up as a reference to define strategy for Commercial Banking Directorate. After the formulation of strategy and the selection, it is concluded that the most appropriate strategy based on current condition is for Bank X to focus on intensive strategy (market expansion and product development). It means Bank X in the future should focus more in maintaining market leader position, reducing Net Non Performing Loan (NPL), increasing profitability, company value preposition, and operational efficiency, establishing risk management infrastructure, information technology, branch experience, and brand visibility as well. Apart from that Bank X also implements supporting strategy, i.e. horizontal and forward strategy with the initiative of strengthening performance based organization, aligning its Strategic Business Unit, and improving non-organic growth by penetrating potential business through merger or acquisition. To support target achievement and overall company objective, Commercial Banking Directorate should implement strategy and initiatives to improve portfolio management, adding high yield portfolio, optimizing pricing strategy, accelerating net expansion growth by continuously mapping business potential and monitoring market share, intensive market penetration, liaising with customers who have potentials to become alliance partner, increasing credit average balance, as well as improving the quality of productive assets. Commercial banking Directorate need also to improve in financing area, and improving fee based income by expanding low price fund portion, improving fund average balance, and improving product utilization, changing fee allocation pattern for loan set up and processing, and improving funding program that potentially can enhance Fee Based Income and Intra SBU Revenue. As a support to main strategy, Commercial Banking Directorate can apply supporting initiatives by increasing product holding, setting up customer satisfaction improvement program and target market review, distribution network role optimization, and improving alliances effectiveness It is expected that such strategy can be implemented by Bank X and Commercial Banking Directorate, continuously be communicated, monitored, and evaluated. Furthermore continuous improvement is needed to ensure that such strategies and initiatives can lead to the growth and development within challenging banking industry competition in the future.

Kata Kunci : Strategi commercial banking,Strategi intensif dan integratif,Strategi penetrasi pasar,Pengembangan produk ; Commercial Banking Strategy, Intensive & Integrative Strategy, Market Penetration & Product Development Strategy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.