Strategi bersaing PT Madu Baru dalam industri gula di Indonesia
RARAS, Febe Prabaning, Amin Wibowo, Dr., MBA
2009 | Tesis | S2 Magister ManajemenGula adalah komoditas perdagangan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Konsumsi gula di tanah air mengalami peningkatan setiap tahunnya tetapi tidak seimbang dengan total produksi yang dihasilkan oleh industri gula di Indonesia sehingga pemerintah harus mengimpor gula. PT Madu Baru adalah salah satu produsen gula yang beroperasi di propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam mewujudkan visi, misi, dan tujuan yang akan dicapai, PT Madu Baru menghadapi persaingan dengan kompetitornya, tidak hanya dari dalam negeri saja tetapi juga dari luar negeri. Masuknya gula impor yang berharga murah mengancam keberadaan produk PT Madu Baru. Oleh karena itu diperlukan strategi bersaing yang tepat berdasarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan dan key success factor yang diperlukan dalam industri gula. Dalam penelitian ini dilakukan analisis lingkungan internal dengan menggunakan analisis kemampuan perusahaan dan analisis rantai nilai. Dengan analisis ini akan diketahui aktivitas yang memberikan nilai dan sumber daya yang dimiliki PT Madu Baru yang dapat menjadi keunggulan bersaing perusahaan yaitu economies of scale, kapasitas pabrik yang cukup efisien, dan kemampuan untuk memodifikasi proses produksi. Kemudian dilakukan analisis lingkungan eksternal dengan menggunakan analisis lingkungan makro dan analisis five forces. Dari analisis ini diperoleh key success factor industri gula yaitu rantai pasokan, teknologi untuk menghasilkan rendemen tinggi, kemampuan untuk memodifikasi proses produksi, dan kemudahan akses ke modal. Dengan melihat key success factor dan kemampuan yang dimiliki PT Madu Baru, maka strategi bersaing yang harus diterapkan adalah keunggulan biaya secara menyeluruh. Perbaikan yang perlu dilakukan oleh PT Madu Baru adalah dalam hal pasokan bahan baku. PT Madu Baru harus melakukan pendekatan dengan petani yang memiliki lahan di sekitar lokasi pabrik agar termotivasi untuk menanam tebu. PT Madu Baru juga harus melakukan edukasi yang lebih gencar kepada para petani tebu untuk menanam varietas tebu unggul serta cara menanam dan menebang tebu yang baik sehingga menghasilkan kualitas rendemen yang tinggi.
Sugar is commodity that already becomes the basic need on Indonesian society. The trend of sugar consumption in Indonesia is increasing every year but this trend is unbalanced with the total production of sugar that produced by sugar industry in Indonesia so that it have force Indonesian government to import from overseas. PT Madu Baru is one of Indonesian sugar producers that operate in Daerah Istimewa Yogyakarta Province. In order to fulfill its vision, mission, and achievement, PT Madu Baru compete with its competitors, not only domestic competitors, but overseas competitors as well. Import sugars, which are cheaper, threaten the existing product of PT Madu Baru. This is the reasons to have a good competitive strategy, based on the corporate capability and key success factors that important in sugar industry. In this research, I analyze internal environment by using capability profile analysis and value chain analysis. With this tools, we determine activity that give value, resource and competitive advantages to PT Madu Baru, which are economic of scale, efficient production capacity, and capability to modified production process. The next step is External environment analysis by using macro environment analysis and Five Forces analysis. From this analysis we could determined sugar industry Key success Factors, which are supply chain, technology to produce high yield quality, capability to modified production process, and ease access to capital. By considering Key success Factors and PT Madu Baru Capability, the competitive strategy that must be applied is overall cost leadership. The improvement that need to be done by PT Madu Baru is its supply of raw materials. PT Madu Baru need to put more efforts in getting raw materials. It need to give better education to sugar cane farmers surrounding the factory in order to plant cane. PT Madu Baru also need to give better education to sugar cane farmers, to plant high variety cane and how to plant and harvest sugar cane, to achieve higher yield quality.
Kata Kunci : Economies of scale,Rantai pasokan,Rendemen,Modifikasi proses produksi,Keunggulan biaya secara menyeluruh ; economies of scale, supply chain, yield, modified production process, overall cost leadership