Laporkan Masalah

Perlindungan terhadap pengetahuan tradisional :: Suatu kajian terhadap keris sebagai kekayaan intelektual tradisional di Yogyakarta

JUWANDA, H. Farikhin, Prof. Dr. M. Hawin, S.H., LL.M

2009 | Tesis | S2 Magister Hukum

Penelitian ini untuk mengetahui perlindungan hukum dibidang hak cipta yang dapat diberikan terhadap keris serta kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam upaya memberikan perlindungan terhadap karya cipta ini. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer. Data sekunder diperoleh dengan menggunakan studi dokumen sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah: (1)Keris termasuk dalam kategori folklor yang mendapatkan perlindungan hukum dari UUHC. Hal tersebut memperoleh perlindungan karena mempunyai nilai seni, baik pada ciptaan motif pamor yang merupakan hasil kebudayaan rakyat. Negara dalam hal ini merupakan Pemegang Hak Cipta atas keris tersebut. Dalam penjelasan pasal 10 ayat 2 UUHC dinyatakan bahwa dalam rangka melindungi folklor dan hasil kebudayaan rakyat lain, Pemerintah dapat mencegah adanya monopoli atau komersialisasi serta tindakan yang merusak atau pemanfaatan komersial tanpa seizin negara Republik Indonesia sebagai Pemegang Hak Cipta. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menghindari tindakan pihak asing yang dapat merusak nilai kebudayaan itu. (2) kendalakendala yang dihadapi dalam memberikan perlindungan yaitu banyaknya motif pamor Keris yang belum dikenali deskripsinya sehingga sulit mendapatkan data yang konkret untuk didaftarkan, kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya Hak Kekayaan Intelektual serta UUHC belum mengatur perlindungan Hak Cipta karya tradisional lebih spesifik. (3)Beberapan alternatif Pengaturan yang dapat dilakukan Pemerintah antara lain memanfaatkan UUHC 2002 dan membuat peraturan yang sesuai dengan kebutuhan perlindungan kebudayaan dan kesenian. Melibatkan masyarakat atau LSM dalam proses pembuatan database dengan dimotori Pemerintah daerah, serta menyiapkan mekanisme benefit sharing yang tepat

The present research aims to identify the legal protection on the copy right which can be given to keris and constraints any kind of faced in the effort giving protection to this creature masterpiece. Literature review was used to obtain secondary data, and field study was used to collect primary data. Secondary data were conducted through documentary study, and primary data were collected through interviews based on interview guide. Result from this research is: (1)Keris included in category folklor getting protection of law from UUHC. The thing obtains protection because having art value, good at creation of pamor motif which is result of public people culture. State in this case is Creature Right Owner to keris. In explanation of section 10 article 2 UUHC expressed that for the agenda of protecting folklor and result of culture of other public people creature, the Government can prevent existence of monopolies or commercialisation and destroying action or commercial exploiting without as of permit from Republic of Indonesia state as Creature Right Owner. This rule meant to avoid action the side of strangers foreigners which can destroy the culture value. (2) constraints faced in giving protection that is the many pamor motives Keris which has not been recognized its the description so that difficult to get concreete data to be registered, lack of understanding of public for the importance of Intellectual Equity and UUHC has not arranged protection of more Specific traditional masterpiece copyrights. (3)Some alternative of regulating which can be done the Government for example exploiting UUHC 2002 and makes regulation of matching with requirement of protection of culture and artistry. Entangles public or Non-Government Organization or LSM in process of database and motorized by Local government, and prepares mechanism of benefit sharing.

Kata Kunci : Perlindungan hak cipta,Keris Yogyakarta,Protection of Copyrights,Keris Yogyakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.