Adopsi teknologi budidaya padi sawah metode system of rice intensification (SRI) :: Studi kasus di Desa Karangmojo Kecamatan Karangmojo Kabupaten Gunungkidul
HARDIYANTO, Joko, Ir. Suryanto, MSP
2009 | Tesis | S2 MPKDTeknologi Budidaya Metode System of Rice Intensification (SRI) merupakan metode berusahatani padi sawah secara intensif dan efisien dalam pengelolaan tanah, tanaman dan terutama air melalui pemberdayaan kelompok dan kearifan lokal serta berbasis pada kaidah ramah lingkungan. Metode ini sangat sesuai diterapkan di Kabupaten Gunungkidul yang memiliki keterbatasan sumberdaya air dan kesuburan tanah yang kurang baik dan terjadinya pemborosan sarana produksi terutama benih dan pupuk an organik. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui seberapa besar dan bagaimana sebaran tingkat adopsi teknologi budidaya padi sawah metode “SRIâ€; (2) menduga faktor-faktor apa saja dan seberapa besar faktor-faktor tersebut mempengaruhi tingkat adopsi teknologi “SRI†serta (3) megetahui seberapa besar pengaruh tingkat adopsi teknologi “SRI†terhadap produktivitas padi yang dihasilkan. Pada tahun 2007, Desa Karangmojo merupakan salah satu lokasi dari 59 lokasi di 39 kabupaten dan 14 propinsi di Indonesia yang melaksanakan Sekolah Lapangan (pelatihan) teknologi budidaya padi metode “SRI.†Untuk menggambarkan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi teknologi “SRI†menggunakan pendekatan deduktif dengan menganalisis data kuantitatif agar dapat mendeskripsikan kondisi lapangan berdasarkan fakta-fakta yang ada. Metode pengumpulan data primer secara wawancara terhadap petani sampel di lokasi penelitian. Jumlah sampel petani sebanyak 87 orang. Analisis data menggunakan (1). Regresi linier berganda dengan variabel Y adalah tingkat adopsi teknologi sedangkan variabel X terdiri dari umur (X1), tingkat pendidikan (X2), keberanian menanggung risiko kegagalan (X3), luas lahan (X4), status pemilikan lahan (X5), jarak lahan dengan tempat tinggal (X6), keaktifan dalam kelompok (X7) dan interaksi dengan petani lain (X8) sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi teknologi, (2). Regresi linier sederhana dengan variabel Y adalah produktivitas sedangkan variabel X adalah tingkat adopsi. Hasil penelitian menunjukkan (1). Secara keseluruhan tingkat adopsi teknologi metode “SRI†oleh petani di Desa Karangmojo dalam kategori tinggi, walaupun masih ada dua dusun yang masuk dalam kategori sedang; (2) variabel yang paling berpengaruh terhadap tingkat adopsi adalah: umur (X1), keberanian menanggung risiko kegagalan (X3), status pemilikan lahan (X5), jarak lahan dengan tempat tinggal (X6), dan interaksi dengan petani lain (X8); (3). Produktivitas padi yang dihasilkan dipengaruhi oleh tingkat adopsi teknologi metode SRI.
Farming Technology Method using the System Rice Intensification (SRI) is a method of paddy cultivation through an intensive and efficient land management, particularly on land and plants. Such program was by done empowering local groups and utility indigenous knowledge. This program seems to be suitable to be applied in Gunungkidul Regency which has limited water resources and poor soil. This research aims: (1) to know the extent of technology application activities lowland rice cultivation method of "SRI"; (2) to know factors that affect the level of technology adoption of "SRI" and (3) to know the influence of such of technology on the productivity of rice produced. In 2007, Karangmojo village is one among 59 locations in 14 districts and 39 provinces in Indonesia that conduct Field School (training) methods of rice cultivation technology namely "SRI." The research used deductive approach to analyze quantitative data in order to describe the condition in the field Primary data collection methods were interviews with sample of farmers in the research locations. The number of sample is 87 people. Data analysis were done using (1) Multiple linear regression with the variable Y as the level of technology adoption, while the variable X as factors that influence the level of technology adoption consists of age (X1), level of education (X2), the courage to risk failure (X3), area (X4), the status of land ownership (X5), the distance of land with place to live (X6), active in the group (X7) and interaction with other farmers (X8) (2). Simple linear regression with the variable Y is the productivity, while the variable X is the level of adoption. The research found some findings as follow : (1). overall, the level of technology method adoption "SRI" by farmers in the Karangmojo village is of high in the category, although there are still two villages with middle category; (2) The most influential variables on the adoption rates are: age (X1), the courage to risk failure (X3), the status of land ownership (X5), distance to residential land (X6), and interaction with other farmers (X8); (3). Productivity of rice is influenced by the level of technology adoption of SRI method.
Kata Kunci : Adopsi,Metode system of rice intensification (SRI),Produktivitas ; adoption, system of rice intensification (SRI) method, productivity.