Kajian tentang pengelolaan sumber daya air oleh petani ikan keramba jaring apung dalam pemanfaatan secara ekonomis di kawasan Danau Nibung Kabupaten Mukomuko
CAHYONO, Nugroho Ardi, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D
2009 | Tesis | S2 Teknik SipilDanau Nibung di Kabupaten Mukomuko mempunyai nilai ekonomis yang cukup besar untuk dimanfaatkan. Salah satu pemanfaat perairan danau ini adalah petani ikan keramba jaring apung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas air perairan danau akibat adanya kegiatan budidaya ikan dalam keramba jaring apung dan mengetahui prospek usaha keramba jaring apung serta konsep pengembangan usaha keramba jaring apung. Estimasi aliran yang masuk ke dalam danau diperoleh dengan melakukan analisis ketersedian air menggunakan model NRECA. Analisis kualitas air dilakukan dengan membandingkan data kualitas air danau Nibung dengan PP No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Optimasi Produksi ikan dilakukan dengan Linear Programming menggunakan Solver pada Ms. Excel. Analisis finansial dilakukan dengan menggunakan analisis kriteria investasi yang meliputi : NPV, Net B/C Ratio dan IRR. Hasil penelitian menunjukan bahwa rerata aliran yang masuk ke danau maksimum 0,26817 m3/s dan minimum 0,04180 m3/s. Kondisi kualitas air di danau Nibung memenuhi standar baku mutu Kelas III PP 82 Tahun 2001. Jumlah keramba jaring apung dibatasi sebanyak 19 unit. Pada saat optimum produksi ikan mencapai 40.762 kg atau senilai Rp. 733.716.000,00. Dari hasil perhitungan analisis kriteria investasi untuk usaha pembesaran ikan dalam keramba jaring apung, pada tingkat suku bunga 15% menunjukan nilai NPV Rp.1.865.266,82, nilai Net B/C 1, 17 dan nilai IRR 23%. Dilihat dari ketiga parameter manfaat dan biaya usaha pembesaran ikan dalam keramba jaring apung dengan harga pakan ikan Rp.5.000,00/kg dan harga jual ikan Rp.18.000,00/kg usaha ini layak untuk dilakukan.
Nibung Lake in Mukomuko Regency possesses high economy value for utilization. Some of the users of the lake water resource are floated fish cage net farmers. The objective of this research is to study the lake water quality due to floated fish cage net activity and to identify its profitability prospects as well as business development. Estimated inflow to the lake was obtained through water availability analysis using the NRECA model. Water quality analysis was carried out by comparing Lake Nibung water quality data with PP No. 82 Year 2001 on Water Quality Management and Pollution Control. Fish productivity optimization was carried out by Linear Programming using MS Excell Solver. Financial Analysis was carried out using investment criteria analysis such as NPV, Net B/C Ratio and IRR. Results of this research showed that average inflow to the lake is 0,26817 m3/s maximum and 0,04180 m3/s minimum. Water quality condition was in with quality standard of Class III of PP 82 Year 2001. Numbers of compliance with the floated fish cage net were limited to 19 units. During the optimum period, fish productivity is 40,762 kg or equal to Rp 733.716.000,00. Investment criteria analysis calculation results for fish cultivation in floated fish cage net at 15% interest rate showed NPV of Rp 1.865.266,82, Net B/C Ratio of 1,17 and IRR of 23%. Based on the analysis, at current fish food cost of Rp.5000,00/kg and fish price at Rp. 18.000,00/kg, the business is very potential to be developed.
Kata Kunci : Keramba jaring apung,Perairan danau,Model NRECA,Kualitas air dan analisis kriteria investasi,Floated fish cage net Farmers,Lake water area,NRECA model,Water Quality,Investment Criteria Analysis