Laporkan Masalah

Kajian pemanfaatan citra Landsat 7 ETM dan sistem informasi geografis untuk pengembangan komoditas tanaman padi dan kelapa sawit di Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Propinsi Riau

BAHRUDIN, Muhammad, Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S

2009 | Tesis | S2 Geografi

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji kemampuan Citra Landsat 7 ETM+ untuk memperoleh parameter-parameter lahan yang digunakan untuk menyusun peta kesesuaian lahan; (2) menganalisis dan menyusun peta-peta parameter kesesuaian lahan, yaitu peta bentuklahan, kemiringan lereng dan penggunaan lahan; dan (3) menyusun peta pengembangan tanaman padi dan kelapa sawit dan yang ada di daerah penelitian. Metode yang digunakan yaitu dengan menggabungkan antara hasil interpretasi citra Landsat 7 ETM+, peta-peta, dan data lapangan. Berdasarkan analisis citra Landsat 7 ETM+ diperoleh parameter bentuklahan, penggunaan lahan dan kemiringan lereng. Ketiga parameter ini dilakukan proses overlay atau tumpangsusun untuk mendapatkan satuan lahan yang digunakan untuk pendekatan analisis kesesuaian lahan. Tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman padi dan kelapa sawit diperoleh melalui proses matching antara data karakteristik lahan dan persyaratan tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa interpretasi citra Landsat 7 ETM+ mempunyai tingkat ketelitian yang baik. Parameter penggunaan lahan mempunyai ketelitian 90,33%, bentuklahan mempunyai ketelitian 90%. Tanaman Padi mempunyai kelas kesesuaian lahan S2n dan S2wrn, dan tanaman Kelapa Sawit mempunyai kelas kesesuaian lahan S2w, S2wr, dan S2wrn. Kelas kesesuaian lahan S2 menyatakan cukup sesuai dengan faktor penghambat diataranya w menyatakan ketersediaan air, r menyatakan media perakaran dan n menyatakan ketersediaan unsur hara. Hasil ini menunjukan bahwa untuk pengembangan tanaman Padi dan Kelapa Sawit di daerah penelitian mempunyai potensi yang cukup baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Citra Landsat 7 ETM+ dan sistem informasi geografis ini sangat membantu dalam pengumpulan dan pemrosesan data di lapangan untuk keperluan evaluasi lahan pertanian.

The research aims to: (1) study the ability of Landsat 7 ETM+ image for collecting land parameters used in compiling land suitability maps; (2) analyse and compile some land suitability parameter maps, i.e landform, slope gradient and land use maps; and (3) compile land suitability maps for rice and oil palm in the research area. The method used combination of interpretation of Landsat 7 ETM+ image results, and field data. The Landsat 7 ETM+ image was analysed for obtaining landform, land use and slope gradient parameter maps. By overlay processing of three parameters of produced land unit map where it was used for land suitability analysis approach. Land suitability for rice and oil palm levels were obtained by matching procedure between land characteristic data and their growing requirements. Result of this research shows that Landsat 7 ETM+ image interpretation has a good accuracy level, i.e, land use parameter has 90.33% accuracy, landform has 90%. In this research, rice crop has S2n, S2wrn land suitability classes, while oil palm has S2w, S2wr, and S2wrn land suitability classes. S2w land suitability classes means the soil is moderately suitable for those crops, with water availability as the handicap factor. Factor of r means having soil depth handicap, while n factor is inappropriate of nutrient content. This result indicates that for rice and oil palm crops development, the research area has moderately good potencial classes. The Landsat 7 ETM+ image and GIS are very supportables in data collection, processes and handling for land agricultural evaluation.

Kata Kunci : Citra Landsat 7 ETM,Sistem informasi geografis,Kesesuaian lahan ; Landsat 7 ETM+ image, Geographic Information System, Land Suitability


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.