Analisis tingkat kesejahteraan dan ketahanan pangan nelayan di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan
ZAKARIA, Ahmad, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc
2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen AgribisnisPenelitian tentang tingkat kesejahteraan dan ketahanan pangan nelayan di desa miskin dan tidak miskin ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kesejahteraan nelayan menurut indikator yang mempengaruhinya, besarnya nilai tukar nelayan dan derajat ketahanan pangan nelayan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui pengamatan, wawancara terstruktur dan pencatatan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nelayan di desa tidak miskin memiliki tingkat kesejahteraan yang lebih baik daripada nelayan di desa miskin dilihat dari indikatorindikator yang diukur. Nelayan di desa tidak miskin memiliki tingkat pendapatan yang lebih baik sehingga mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan hidup baik fisik maupun non fisik secara lebih layak. Secara keseluruhan, baik nelayan di desa miskin maupun tidak miskin, derajat ketahanan pangan nelayan didominasi kelompok nelayan rawan pangan. Hal ini disebabkan oleh rendahnya pengetahuan akan gizi makanan yang berpangkal pada rendahnya tingkat pendidikan dan pola kebiasaan makan nelayan seharihari. Untuk mengatasi tingkat kesenjangan sosialekonomi nelayan ini, pemerintah daerah perlu membuat sebuah konsep perikanan terpadu yang berpihak pada perbaikan ekonomi nelayan. Disamping itu, diperlukan pembinaan secara langsung tentang perlunya konsumsi gizi yang seimbang.
The research of fishermen food security and prosperity in poor and notpoor village intend to know the differences of prosperity level according to their indicators, exchange value, and food security degrees. It was held in Wonokerto, Pekalongan. Data obtained by using observation, structured interview, and quotations. The results showed that fishermen in the notpoor village have a better prosperity level than the poor one based on the indicators. The fishermen in notpoor village have bigger income so that they able accommodate any necessary properly. Overall, fishermen in poor and notpoor villages were dominated by food insecurity groups. It caused by lower level knowledge of food nutrition. It supposed to be the effect of unhealthy food habit and lower level education. To overcome socialeconomyc gap between these two different condition of fishermen, the government should made a fisheries development concept which support fisher economyc lifes improvement. Beside of that, they should give a direction about how important to consume foods with high nutrition
Kata Kunci : Tingkat kesejahteraan,Ketahanan pangan,Nelayan,Kecamatan Wonokerto,Kabupaten Pekalongan,