Laporkan Masalah

Tinjauan yuridis terhadap implementasi good corporate governance :: Studi pada PT. Repex Wahana

PUTRANTO, Artha Ario, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S

2009 | Tesis | S2 Magister Hukum

Tanggung jawab organ Perseroan Terbatas, yang terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham, Direksi, dan Komisaris yaitu berbeda-beda. Rapat Umum Pemegang Saham memiliki tanggung jawab yang tidak diberikan kepada Direksi dan Komisaris, sedangkan Direksi secara umum yang menjalankan perseroan, dan Komisaris memberikan nasehat kepada Direksi dalam menjalankan perseroan, Setiap perusahaan pasti menginginkan perusahaannya menerapkan Good Corporate Governance, agar perusahaannya dapat terkelola dengan baik, dan memperoleh tujuan yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan 2 (dua) metode, yaitu metode yuridis normatif dan metode yuridis deskriptif. Dalam penerapan Good Corporate Governance pada PT. Repex Wahana ada hambatan yang terjadi, yaitu bahwa pemegang saham, Direksi dan komisaris tidak mempunyai keinginan yang kuat untuk mengimplementasikan Good Corporate Governance, terbukti masih banyaknya transaksi yang mengandung benturan kepentingan yang dilakukan tanpa memenuhi prosedur yang sesuai dengan asas-asas Good Corporate Governance. PT. Repex Wahana adalah sebuah induk perusahaan yang memiliki 8 (delapan) anak perusahaan. Dalam memastikan bahwa implementasi Good Corporate Governance telah dilaksanakan dengan baik, yaitu adalah adanya struktur organisasi yang dibuat untuk dapat mendukung penerapan Good Corporate Governance, maka perlu dipastikan agar mekanisme kepengurusan perusahaan juga dilaksanakan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance. Selain itu adanya mekanisme komunikasi yang memadai, sehingga masing-masing perseroan dapat melakukan fungsinya dengan baik dan menerima informasi dengan lengkap, akurat dan tepat waktu. Untuk membantu pelaksanaan Good Corperate Governance, baik Direksi maupun komisaris harus membentuk komite-komite Corporate Governance.

Accountable organ of limited company, that compose Holder General Meeting, Directors, and Commissaries are different. Holder General Meeting must responsible difference with Directors and Commissaries, while Directors generally drive company, every company certainty want their company apply Good Corporate Governance, so that their company can manage better, and get goal that they want. This research employed two methods, which are normative juridical and descriptive juridical. In the implementation of Good Corporate Governance on PT. Repex Wahana the author found that shareholders, board of Directors and board of Commissioners do not have strong determination to implement Good Corporate Governance, this is evidence from the total transaction having vested interest performed without complying to prevailing proc4edures as in accordance to Good Corporate Governance. PT. Repex Wahana is a core company with 8 (eight) branches. In assuring that Good Corporate Governance is due performed, showed by structure of organization made to support Good Corporate Governance. In addition the presence of sufficient communication mechanism, so that each organization may perform adequately and receiving complete, accurate and punctual information. To support the implementation of Good Corporate Governance, both board of Directors as well as board Commissioners must establish Committee for Corporate Governance.

Kata Kunci : Tanggung jawab organ perseroan terbatas,Tidak mempunyai keinginan yang kuat,Adanya struktur organisasi,Responsibilities of Limited liability’s organs, no strong determination, the presence of organizational structure


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.