Laporkan Masalah

Perlindungan hukum terhadap hak ekonomi pencipta lagu dan pemegang hak terkait dalam kaitannya dengan pemanfaatan lagu untuk kepentingan komersial oleh pengelola tempat karaoke di Kota Ternate

FATARUBA, Sabri, Haryanto, S.H., M.Kn

2009 | Tesis | S2 Magister Ilmu Hukum

Penelitian mengenai perlindungan hukum terhadap hak pencipta lagu dan pemegang hak terkait dalam kaitannya dengan pemanfaatan lagu untuk kepentingan komersial oleh pengelola tempat karaoke di kota Ternate ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap hak ekonomi pencipta lagu dan pemegang hak terkait dalam kaitannya dengan pemanfaatan lagu untuk kepentingan komersial oleh pengelola tempat karaoke di kota Ternate, serta untuk mengetahui upaya-upaya hukum apa saja yang telah dilakukan oleh pencipta lagu dan pemegang hak terkait dalam rangka menuntut hak-haknya kepada pengelola tempat karaoke yang telah memanfaatkan hasil ciptaan tersebut untuk kepentingan komersial di kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari penelitian lapangan dengan menggunakan kuisioner dan pedoman wawancara sebagai alat untuk memperoleh data yang diperlukan. Data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan selanjutnya disusun dalam laporan penelitian yang bersifat deskriptif Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa, UUHC telah memberikan perlindungan yang relatif baik kepada pencipta, khususnya pencipta lagu dan pemegang hak terkait, namun dalam pelaksanaannya di kota Ternate, aparat penegak hukum tidak menjalankan fungsinya untuk memberikan perlindungan sekaligus menegakan hukum hak cipta, penyebabnya adalah, baik aparat penegak hukum, maupun masyarakat pada umumnya, termasuk dalam hal ini pencipta lagu dan pemegang hak terkait, tidak memahami UUHC. Mengenai upaya hukum secara perdata dan arbitrase atau alternatif penyelesaian sengketa yang juga diatur dalam UUHC pun mengalami kesulitan dalam pelaksanaannya, sebab untuk mengajukan gugatan secara perdata, harus diajukan ke Pengadilan Niaga yang berada di kota Makassar, sehingga jelas memakan waktu dan biaya yang cukup banyak. Sedangkan untuk arbitrase atau alternatif penyelesaian sengketa, juga sulit diwujudkan karena belum ada satu pun wadah yang secara kolektif dapat menaungi para pencipta lagu dan pemegang hak terkait di kota Ternate, sehingga sangat menyulitkan dalam upaya mewujudkan pemahaman bersama tentang substansi UUHC, maupun yang berhubungan dengan upaya untuk memperjuangkan kepentingan dan hak-hak mereka secara hukum maupun ekonomi kepada pihak-pihak yang selama ini melanggar hak cipta mereka.

The research on the legal protection towards the economic rights of composer and the related right holders in relation to the use of songs for commercial interests by management of karaoke rooms in Ternate City aims at finding out the implementation of legal protection towards the economic rights of composer and the related right holders in relation to the use of songs for commercial interests by management of karaoke rooms in Ternate City, and finding out what legal efforts have been done by composer and the related right holders in claiming their rights to the management of karaoke rooms having been using their creation for commercial interests in Ternate City. This research is a research of normative law. Data obtained from the research were primary and secondary data. Primary data were obtained from field research by using questionnaires and interview guidance as the instruments to find the needed data. Secondary data were obtain through library research and then composed in a descriptive research report. It can be concluded from the research result that Copyright Act has protected relatively well to creators, especially composer and the related right holders, but in the implementation in Ternate City the law enforcement officials do not carry out their duties to protect and enforce the law of copyright because either law enforcement officials or public in general, including composer and the related right holders, are not aware of Copyright Act. Legal efforts through civil suits or arbitration or alternative dispute resolution, also regulated in Copyright Act, suffer difficulties in the implementation. It is because to file civil suits, it must be filed to Commercial Court located in Makassar, that will take a lot of times and costs. Meanwhile, arbitration or alternative dispute resolution is also difficult to be implemented because there does not exist any entities which can collectively shelter composer and the related right holders in Ternate City. As a result, it is difficult to realize common understanding on the substance of Copyright Act and the related efforts to defend their interests and rights legally or economically towards the parties that repeatedly infringe their copyrights.

Kata Kunci : Perlindungan hukum,Hak ekonomi,Pencipta lagu, legal protection, economic right, composer


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.