Laporkan Masalah

Gun ownership and youth violence in American society :: A case study of Columbine high school and Virginia Tech Massacres

MERDEKA, Pita, Prof. Sjafri Sairin, M.A., Ph.D

2009 | Tesis | S2 Pengkajian Amerika

Kepemilikan senjata dan perkembangan amerika adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Sejarah Amerika dibentuk oleh berbagai macam peperangan yang juga menyertakan senjata sebagai alat atau senjata pertahanan. Karenanya, saat ini senjata adalah hal yang lazim bagi masyarakat Amerika. Tesis ini mencoba memberikan wawasan yang luas mengenai nilai senjata dan dampaknya terhadap masyarakat, khususnya pada generasi muda Amerika. Untuk menganalisanya, kajian ini didasarkan pada teori rekonsiliasi dari McDowell yaitu: rekonsiliasi waktu dan disiplin. Rekonsiliasi waktu (lampau, saat sekarang, dan masa yang akan datang) digunakan untuk membuka sejarah senjata, kondisi dalam masyarakat dimasa sekarang dan saat yang akan datang dalam masyarakat yang memiliki senjata. Rekonsiliasi disiplin yang digunakan dalam tesis ini adalah sejarah, ekonomi, psikologi, kriminologi, dan sosiologi. Pendekatan sejarah digunakan untuk menganalisa awal mula senjata dan keberadaannya selama berabad-abad didalam masyarakat Amerika, pendekatan ekonomi untuk menganalisa keuntungan dari kepemilikan senjata, pendekatan psikologi untuk menganalisa tindakan pelaku dari penembakan bersenjata api, jenis kejahatan dan hukuman; dan yang terakhir pendekatan sosiologi untuk menganalisa pandangan masyarakat mengenai senjata, pelaku dari penembakan bersenjata api, dan kasus-kasus penembakan yang terjadi dalam lingkungan sosial. Kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh pemuda ada ditengah-tengah masyarakat Amerika. Mudahnya akses dan bertambahnya jumlah senjata di Amerika setiap tahunnya membuat pemuda Amerika gampang bersentuhan dengan senjata. Pemuda yang memiliki senjata tidak melulu mengunakannya untuk melakukan kejahatan akan tetapi banyak diantara mereka yang memakainya untuk pengamanan diri. Pemuda yang memiliki gangguan mental atau emosi seharusnya dicegah dari kepemilikan senjata. Hal inilah yang terjadi pada kasus penembakan Virginia dan Columbine. Penembak di Virginia (Seung-Hui Cho) dimana bahkan salah satu pelaku membeli senjatanya secara legal meski telah memiliki catatan gangguan emosi/mental. Kebijakan yang berbeda pada tiap negara bagian membuat pengontrolan senjata kurang efektif. Solusi tepat dan kerjasama dari semua elemen paling tidak akan mengurangi kekerasan bersenjata oleh pemuda dalam masyarakat Amerika.

Gun ownership and American development are two things which can not be separated. The American history is shaped with kinds of war which accompanied by gun as the defensive weapon. Therefore, gun is a common thing among American people nowadays. The thesis tries to give the broad value of gun and its effect toward the society, in here especially the American youth. To analyze that, the study is done based on McDowell’s theory of reconciliations: reconciliation of time and reconciliation of disciplines. Reconciliation of time (past, present, and future) is used to open the history of gun, the present condition of society with gun, and the predictable time of society with gun. Reconciliation of disciplines used in the thesis is historical, economical, psychological, criminological, and sociological approaches. Historical approach is used to analyze the happening and existence of gun for centuries among American society, economic approach to analyze the benefit of the gun ownership, psychological approach to analyze the perpetrator action of having gun, criminological approach used to investigate the perpetrator of gun shooting, kinds of the crime happened, and the punishment which deals with law enforcement; and last is sociological approach to analyze the society’s view of gun, perpetrators of gun shooting, and gun shooting cases happened in social environment. Youth gun violence is inside the American society. The easy access and the increasing amount of gun in America year after year make the youth easy to deal with gun. The youth who possess gun are not solely used it for crime but many of them used it as the real function; self defensive weapon. The youth who has mental disturbance should be prevented of possessing gun, but the Columbine and Virginia Tech perpetrators can easily purchase gun and even Seung-Hui Cho (Virginia Tech perpetrator) purchase it legally although he was recognize of having mental disturbance. The policy which is different in every state makes the gun control less effective. The proper solution and cooperation of all elements, will at least decreasing the youth gun violence in American society.

Kata Kunci : Senjata, Kepemilikan senjata, kekerasan pemuda, Gun, Gun Ownership, Youth Violence


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.