Laporkan Masalah

Manfaat koperasi dalam ketahanan ekonomi keluarga :: Studi di Koperasi Primer Babinkum TNI

ROSITA, Yuni, Prof. Drs. Kasto, MA

2009 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui manfaat koperasi dalam ketahanan ekonomi keluarga anggotanya. Metode Penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yang dikombinasikan dengan metode deskriptif kualitatif. Populasi penelitian adalah anggota Koperasi Primer Babinkum TNI Cilangkap Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling karena populasinya berstrata, banyaknya sampel yang diambil adalah 114 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan cara interview dan penyebaran kuesioner, serta melalui studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif yaitu dengan menggunakan tabel analisis frekwensi dan tabulasi silang, kemudian dideskripsikan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Primer Babinkum TNI sudah dirasakan manfaatnya bagi ketahanan ekonomi keluarga anggotanya. Koperasi Primer Babinkum TNI telah dapat memberikan tambahan penghasilan kepada anggotanya melalui usaha simpan pinjam, toko dan jasa, namun demikian koperasi saat ini belum menyediakan fasilitas kredit perumahan bagi anggota serta belum banyak melakukan bisnis dengan anggota. Keadaan ketahanan ekonomi keluarga anggota Koperasi Primer Babinkum TNI sebanyak 97,4% sudah berada diatas garis kemiskinan yang ditetapkan oleh BPS untuk provinsi DKI Jakarta dan Sajogyo untuk daerah perkotaan, dan masuk dalam kelompok tidak miskin. Pendapatan seluruh anggota Koperasi Primer Babinkum TNI juga sudah berada diatas standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) provinsi DKI Jakarta, sehingga keadaan seluruh anggota koperasi sudah masuk dalam kategori dapat hidup layak untuk provinsi DKI Jakarta. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Koperasi Primer Babinkum TNI baru dirasakan cukup bermanfaat bagi ketahanan ekonomi keluarga anggotanya. Koperasi Primer Babinkum TNI masih harus meningkatkan usaha dan pelayanannya terhadap anggota agar keberadaan koperasi dapat dirasakan sangat bermanfaat oleh anggotanya.

This research tends to find out the benefit of cooperative for its member’s family economy tenacity. The research methodology in use is quantitative methodology mix with descriptive qualitative methodology. The research population is the members of Primer Babinkum TNI Cooperative at Cilangkap Jakarta. Sample technique in use is stratified random sampling method because the sample is stratified; the sample taken is 114 people. Data gathers through interview and questionnaire, and also with bibliographical method. Data collected analyzed quantitatively, with frequency analysis table and cross tabulation, then they describe qualitatively. The result of this research shows that Primer Babinkum TNI Cooperative benefit could be experienced for its members’ economy tenacity. Primer Babinkum TNI Cooperative able to add its members’ income through savings and loans program, store and service. However, this cooperative at this moment has not yet provided a house credit facility program for its members and it also has not tent to carry out business with its members. The economy tenacity condition of the Primer Babinkum TNI Cooperative’s members at this moment is 97.4% above the the poverty line refers to the BPS of DKI Jakarta Provnce and Sajogyo for city area, and included in non-poverty group. The income of Primer Babinkum TNI Cooperative’s members has been above the Proper Life Needs (KHL = Kebutuhan Hidup Layak) DKI Jakarta Province. Therefore the economy condition of the cooperative members includes in the proper life category for the DKI Jakarta Province. The conclusion for this research is Primer Babinkum TNI Cooperative has not yet given enough benefit for the family economy tenacity of its members. Primer Babinkum TNI Cooperative has to enhance its efforts to serve its members which in turn will give more benefits for its members.

Kata Kunci : Cooperative, Family economy tenacity, Koperasi, Ketahanan Ekonomi Keluarga


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.