Kajian potensi sumberdaya alam Kabupaten Muna untuk pengembangan ekowisata
SAUDI, La, Prof. Dr. Ir. Chafid Fandeli, MS
2009 | Tesis | S2 Magister Kajian PariwisataPenelitian berjudul Kajian Potensi Sumberdaya Alam Kabupaten Muna Untuk Pengembangan Ekowisata, bertujuan untuk: (1) Mengetahui potensi sumberdaya alam dan budaya masyarakat Kabupaten Muna untuk dijadikan kawasan ekowisata, (2) Mengetahui permintaan wisatawan terhadap obyek wisata yang ada di Kabupaten Muna, (3) Mengetaui keinginan masyarakat lokal terhadap pengembangan ekowisata, (4) Mengkaji faktor pendukung yang mendorong dan menunjang pengembangan ekowisata, (5) Menentukan strategi pengembangan wisata alam dan dudaya di Kabupaten Muna. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan wawancara dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan dilapangan, pengambilan sampel, wawancara dan pencatatan dengan responden serta dokumentasi secara langsung. Data presepsi masyarakat diperoleh secara purposive sampling dan wisatawan secara acidental sampling. Kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan SWOT untuk arahan pengembagan ekowisata di Kabupaten Muna. Hasil penelitian menujukan bahwa Kabupaten Muna mempunyai kualitas obyek yang berada pada kriteria unggul (A) dan menonjol (B), keanekaragaman hayati yang dimiliki cukup tinggi potensi flora yang ditemukan sebanyak 24 jenis, untuk potensi fauna sebanyak 24 jenis. Penilayan pengunjung terhadap obyek wisata di kabupaten Muna yakni pengelolaan obyek wisata yang sangat jelek (1,32), fasilitas sangat jelek (1,12 s/d 1,75), permintaan pengunjung agar pembangunan sarana dan prasarana di tingkatkan dan pengelolaan yang baik bagi obyek wisata sangat diperlukan. Pengembangan obyek wisata yang ada di Kabupaten Muna untuk kegiatan ekowisata mendapat respon yang tinggi dari masyarakat sekitar lokasi yaitu sebesar (88,7%) menyatakan setuju dengan harapan kegiatan ekowisata tersebut dapat menciptakan lapangan kerja. Pengembangan obyek dan daya tarik ekowisata di Kabupaten Muna, dapat diimplementasikan dalam bentuk pengembagan potensi obyek dan atraksi wisata, penataan tata ruang, meningkatkan peran aktif masyarakat, peningkatan sumberdaya manusia, penataan pengelolaan, kelembagaan, serta promosi dan pemasaran yang lebih intensif, sehingga tercipta perencanaan dan pengelolaan yang terpadu.
This research has objectives to (1)identify natural and cultural resources potentials of Muna District to develop ecotourism area, (2) investigate tourist demand for ecotourism object in Muna, (3) identify local people desire on ecotourism development, (4) analyze supporting factors that encourage and promote ecotourism developments and (5) determine strategy for natural & cultural ecotourism development in Muna. The survey and interview used the qualitative and quantitative methods. The data were collected with field observation, sampling, interview and recording with respondents, as well as documentation. Data on people perception was obtained with purposive sampling technique and data on tourist perception was obtained through accidental sampling. asterwards, the data were analyzed descriptively and SWOT analysis was used to directing ecotourism development in Muna district. The results indicated that Muna district has qualified objects catogorized as superior (A) and promirent (B). It also has great biodiversity with 24 flora species and 24 fauna species. Visitors assessed tourism object management in Muna district was very bad (1.32) with very bad facility (1.12-1.75). Visitors require improvement in tourism equipment and infrastructure and better tourist object management is necessary. Ecotourism development in Muna got high acceptance from local people where most of them (88.7%) agreed with the ecotourism development with expectation that it can create employment. Object development and ecotourism attraction in Muna can be implemented in form of tourism object and attraction development, spatial arrangement, people envaluement, human resource, improvement, better management, institution, and more intensive promotion and marketing, which results in integrated planning and management.
Kata Kunci : Potensi,Pengembangan,Ekowisata,Kabupaten Muna,Potential, Development, Ecotourism, Muna District