Laporkan Masalah

Peran institusi informal dalam resolusi konflik :: Studi kasus resolusi selisih paham dalam masyarakat di Lembaga Mukim Bukit Baro

AGUSTINA, Rina, Dr. Erwan Agus Purwanto

2009 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Penelitian mengenai Peran Institusi Informal Dalam Resolusi Konflik (Studi Kasus Resolusi Selisih Paham Dalam Masyarakat di Lembaga Mukim Bukit Baro) bertujuan untuk mengetahui peran Lembaga Adat Mukim sebagai sebagai lembaga informal dalam resolusi konflik yang didalamnya melihat dari konteks mekanisme resolusi yang diterapkan, aturan yang digunakan dalam resolusi dan untuk mengetahui keefektifan penyelesaian konflik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif (descriptive research), yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk pengukuran yang cermat terhadap fenomena sosial tertentu, dengan mengembangkan konsep dan menghimpun fakta. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (indepth interview) dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aturan yang digunakan adalah syariat Islam yang tertuang dalam Al Qur’an, Al Hadits, dan Fatwa Ulama yang sudah didaptasikan kedalam dalam bentuk Qanun. Lembaga adat mukim bukit Baro telah berhasil dalam menyelesaikan selisih paham antara warga masyarakat, yaitu: pertama, mampu menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan Islami; Kedua, memberikan kontribusi bagi pemerintah dan penegak hukum dalam penyelesaian konflik; Ketiga, Lembaga adat kemukiman bukit Baro dapat menguatkan otonomi kemukiman; Keempat, Resolusi penyelesaian konflik bertujuan untuk mendamaikan para pihak yang berselisih. Berkaitan dengan Good Governance, Lembaga adat mukim dalam penyelenggaraan fungsinya menerapkan nilai-nilai yang bersumber pada kearifan lokal, adapun nilai kearifan lokal, adalah: partisipasi masyarakat, keputusan untuk keadilan, fungsi perwujudan perdamaian, transparansi, dan implementasi hukum adat.

The research of concerning Informal Institution Role In Conflict Resolution (Case Study of Conflict Resolution among Society In Lembaga Mukim Bukit Baro) aim to know the role of Informal Institution, applied resolution mechanism, implementation law used in resolution and to know the effectiveness of conflict resolution. This research descriptive research, that is research intended for the measurement of careful to certain social phenomenon, by developing concept and muster the fact. Data collected by through indepth interviewi and documentation. The result of this research has shown that implementation law used of Islamic Law in Al Qur'an, Al Hadits, and Fatwa Ulama into in the form of Qanun. Lembaga Mukim Bukit Baroe have succeeded in finishing conflict resolution among society, that is: First, able to create the peaceful society life and Islami; Second, giving contribution for government and law enforcer institution in conflict resolution; Third, Lembaga Adat Mukim Bukit Baroe can strengthen the autonomy; Fourth, Resolution is conflict resolution aim to pacify the parties which have conflict. Interconnected with Good Governance implementation, Lembaga Mukim Bukit Baroe its function apply the values from local wisdom, as for local wisdom value, is: participation of society, decision for the justice of, function of peace materialization, transparency, and customary law implementation

Kata Kunci : Institusi informal,Selisih paham,Resolusi konflik, Informal Institution, Conflict, Conflict Resolution


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.