Kuatnya kekuasaan ondoafi di tengah masyarakat urban :: Studi tentang kekuasaan ondoafi di Kota Jayapura Provinsi Papua
BAO, Bonefasius, Dr. Purwo Santoso, MA
2009 | Tesis | S2 Ilmu PolitikPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ondoafi dalam mengaktualisasikan modal kekuasaannya, serta merawat modal kekuasaan tersebut agar tetap kuat di tengah masyarakat urban. Hasilnya diharapkan dapat memahami praktek kekuasaan dalam masyarakat tradisional yang sedang berubah. Ada tiga modal kekuasaan Ondoafi yaitu modal sosial, simbolik dan material. Dengan asumsi bertahannya modal tadi meskipun hidup diperkotaan mereka tetap survive karena punya kemampuan dalam mengelola simbol, mengelola relasi sosial dan mengelola ekonomi. Dugaan itu terbukti karena dari diskusi tentang bekerjanya ketiga modal kekuasaan Ondoafi, dapat di ketahui bahwa Ondoafi merespon perubahan dengan mengaktualisasi modal tersebut melalui strategi revitalisasi, adaptasi dan reposisi. Dalam mengaktualisasi modal sosial, Ondoafi merevitalisasi kekuasaanya dengan memperkuat jalinan relasi kuasa serta memperkuat jaringan melalui organisasi atau perkumpulan sosial. Strategi adaptasi dilakukan melalui cara ber-empaty dengan warganya, serta reposisi kuasa dilakukannya untuk merawat jaring kerabat. Selanjutnya pada modal simbolik; strategi revitalisasi dilakukan Ondoafi untuk melestarikan simbol-simbol kebesarannya. Adaptasi dilakukan untuk memobilisasi simbolnya, serta strategi reposisi digunakan sebagai sarana pertukaran kepatuhan. Sedangkan pada modal material Ondoafi merevitalisasi kuasanya di dalam memanfaatkan tanah ulayat sehingga ada nilai tambah. Strategi reposisi dilakukan karena pada masa rural melalui sistem ekonomi subsistem Ondoafi menguasai sektor riil, tetapi di era urban kekuatan yang dia tampilkan adalah menguasai sektor jasa, yakni sebagai broker pertanahan. Modal-modal tersebut tidak bekerja sendiri-sendiri tetapi hadir bersamaan. Ondoafi mengkonversi salah satu modal menjadi modal lainnya sehingga ada relasi yang logis dengan kekuasaan dia. Modal-modal ini direproduksi dan dipertukarkan satu sama lain. Kemampuan Ondoafi dalam merawat modalnya dapat di lihat dari aktualisasi kekuasaannya dalam praktek mengelola permasalahan tanah ulayat dan mengelola kompetisi politik. Hasil temuan penulis dari dua fokus praktek kekuasaan tersebut memperlihatkan bagaimana Ondoafi mampu mengolah ketiga modal kuasanya dengan melakukan perubahan strategi. Dengan demikian Ondoafi menjadi sangat penting dan strategis bagi siapa saja yang membutuhkannya.
This research aimed to find out how Ondoafi actualize his power capital, also sustain his authority hence to keep his power over urban community. This research is expected to understand the authority implementation within transition of traditional community. There are three power-capital of Ondoafi, by assuming that those bases was sustain, they keep survive even live in urban, since thay have ability to manage symbol, social relation and economic. Those assessments proved by discussion regarding the work of those three capital, ascertainable that Ondoafi responded change by actualizing those bases along the strategy revitalization, adaptation and reposition. In actualizing social capital, Ondoafi revitalize the authority by strengthen the line of power relation also strengthen connection trough the organization or social association. Adaptation strategy conducted by empathy to the community, also conducted the power reposition to prevent the kin folk relation. Furthermore on the symbolic capital; revitalization strategy conducted by the Ondoafi to preserve his symbol of greatness. Adaptation is established by mobilize his symbol; also reposition strategy used as mean to pursue exchange. Whereas on the material capital, Ondoafi revitalize his power by took advantage over community land to gain additional value. Reposition strategy implemented because in the rural time trough the economy system Ondoafi subsystem take over the real sector, nowadays in urban era power that Ondoafi performed is to take over the service sector, that is, land broker. Those capital not working by it selves, but existed mutually. Ondoafi converted on the capital in to another capital until occur logic relation on its power. These capital reproduced and exchanged one to another. Ondoafi capability to treat the capital can be seen from the power actualization by executed community land and politic competition management. The author findings from both authority implementation focused showed how the Ondoafi able to manage his three power-capital by the exchange of strategy. And so the Ondoafi becomes more important and strategic to anyone who needs it.
Kata Kunci : Kekuasaan,Basis,Strategi,Revitalisasi,Adaptasi dan reposisi,Authority,capital,strategy,revitalization,adaptation and reposition