Laporkan Masalah

Demokratisasi dan liberalisasi ekonomi di Indonesia pada masa pemerintahan SBY-JK

SUSANTO, Edy, Prof. Dr. Budi Winarno

2009 | Tesis | S2 Hubungan Internasional

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis kebijakan demokratisasi dan liberalisasi ekonomi selama era pemerintahan SBY – JK. Peneliti mengajukan dua konsep yang digunakan dalam penelitian ini untuk menjelaskan demokratisasi dan liberalisasi ekonomi di bawah pemerintahan SBY – JK dalam kaitannya dengan kesejahteraan sosial dan ekonomi bagi mayoritas warganegara Indonesia. Penelitian ini mempunyai kesimpulan bahwa kebijakan ekonomi neoliberal yang dirancang untuk menghasilkan kesejahteraan bagi para warganegara Indonesia, dengan menyerahkan kedaulatan ekonomi di bawah kontrol pasar, yang diharapkan bisa mendorong modal asing bisa masuk ke Indonesia, dan karena itu, bisa membantu pembangunan ekonomi dalam negeri, dalam kenyataannya telah gagal memainkan perannya yang krusial. Konsekuensinya, kemiskinan dan pengangguran meningkat cepat sejalan dengan pemerintahan SBY –JK mencabut subsidi harga minyak. Pencabutan subsidi harga minyak tidak hanya mendorong ribuan perusahaan skala kecil dan menengah telah gulung tikar, tetapi juga telah mendorong harga barang-barang kebutuhan pokok telah meningkat tajam. Implikasinya adalah kemiskinan dan pengangguran yang bertambah besar di seluruh wilayah Indonesia. Ketika kinerja ekonomi nasional mengalami penurunan sebagai konsekuensi dari kebijakan liberalisasi ekonomi, dan demokratisasi gagal untuk memberikan kesejahteraan di kalangan warganegara Indonesia, hal ini mempunyai makna bahwa konsolidasi demokrasi, sebenarnya berada dalam bahaya.

This study is aimed to analyzing democratization and economic liberalization during the era of SBY – JK. There are two concepts adopted in this study, namely political democratization and economic liberalization, directed to explain democratization and economic liberalization under the government of SBY – JK in relation to economic and social welfare for the the majority of Indonesian citizens. This study concludes that Indonesia’s economic neoliberal policy which has been designed to resulting welfare for the Indonesian by bringing economic sovereignty under the control of the market, and therefore, it is believed to encourage foreign capital to flow into Indonesia supporting the development of the domestic economy, in fact has failed to play its crusial role. Consequently, the rate of poverty and unemployment has raised quickly as the government of SBY - JK lifted its subsidy on the price of oil. The raise of oil price has pushed not only thousands of small and medium enterprises falled into bankrupt, but also has led to the price of primary goods going up. Its implication has been on the growing poverty and unemployment throughout the country. When the outcome of national economy goes down as a consequence of economic liberalization, and the democratization 8 fails to bring the welfare among the Indonesian citizens, it means that the consolidation of democracy, actually, is in danger.

Kata Kunci : Democratization,Economic liberalization,Indonesias economic neoliberal,The SBY,JK's neoliberal policy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.