Laporkan Masalah

Analisis partisipasi pegawai dalam proses penyusunan anggaran :: Studi kasus di PPPPTK Matematika dan PPPPTK Seni dan Budaya

LISTIYOWATI, Anita, Ahmad Amin, SE., M.Sc

2009 | Tesis | S2 Magister Akuntansi

Penganggaran terkait dengan proses penentuan jumlah alokasi dana untuk tiap-tiap program kerja. Anggaran tidak akan efektif dalam mendukung fungsifungsi manajemen tanpa memperhatikan partisipasi para pelaksananya. Partisipasi anggaran akan mendorong adanya komitmen atasan dan bawahan untuk mencapai sasaran yang ditetapkan. Rendahnya penyerapan anggaran adalah bagian buruk dari perencanaan dan implementasi anggaran Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan proses/siklus dalam penyusunan anggaran, menganalisis sejauh mana partisipasi pegawai dalam penyusunan anggaran dan membandingkan partisipasi pegawai dalam penyusunan anggaran di PPPPTK Matematika dan PPPPTK Seni dan Budaya. Obyek analisis pada penelitian ini adalah realitas organisasi pemerintahan sebagai sebuah komunitas, yang di dalamnya terjadi interaksi antara individu dan struktur organisasi. Responden yang dipilih dalam penelitian ini adalah para aparatur yang terlibat langsung dan mempunyai pengalaman dalam proses penyusunan anggaran. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, pengambilan dokumendokumen yang relevan dengan penelitian, wawancara dan kuisioner Hasil Penelitian menunjukkan proses penyusunan anggaran di PPPPTK Matematika dan PPPPTK Seni dan Budaya cukup partisipatif. Proses penganggaran bottom up dilakukan dengan sudah adanya edaran form kebutuhan barang/jasa dan workshop penyusunan program kerja/kerangka acuan kerja yang diikuti oleh perwakilan dari semua unit/urusan/seksi/subbagian/bidang yang diharapkan mampu untuk memberi informasi program sesuai dengan bidang kerjanya. Proses Penganggaran top down berupa kebijakan program dari para pejabat, dari lembaga yang lebih tinggi yaitu Dirjen PMPTK dan Depdiknas serta pagu anggaran yang ditetapkan oleh pemerintah. Prioritas pelaksanaan program kerja dan alternatif pemangkasan anggaran apabila ada pengurangan dana anggaran belum ditetapkan dengan jelas. Sosialisasi hasil penetapan pelaksanaan anggaran dengan penyusun program masih kurang sehingga ada sebagian program yang tidak berkaitan antara perencanaan dan pelaksanaan

Budgeting is related to the process of determining the amount of fund to be allocated for each activity program. Budget is ineffective in supporting the management functions unless attention is being paid to the implementer personnel. Budget participation motivates commitment between managers and subordinates in achieving given goals. Low budget spending is one defective part of budget planning and implementation. The objective of this study is to explain the process/cycle in composing budget as well as to analyze the extent of employees’ participation and to compare their participation in composing budget in PPPPTK Matematika and PPPPTK Seni dan Budaya. Object of analysis in this study was the government organization reality as a community, in which interaction between individual and organization structure occurred. Selected respondents were apparatus personnel who were directly involved and had experiences in the process of composing budgets. Data were collected through observation, relevant documents, interviews and questionnaires. Results of this study showed that budget composing process in PPPPTK Matematika and PPPPTK Seni dan Budaya was sufficiently participative. A bottom up budgeting was carried out and indicated by circulated forms on required goods/services, and workshop on activity/framework program composition attended by all units/sections/sub-sections/bureaus in the hope to obtain program information suitable to their working fields. The top down budgeting process was program policy given by functionaries from higher level institutions such as Dirjen PMPTK and Depdiknas, and budget ceiling given by the government. Implementation priority of program activity and budget cut-back alternative, when budget reduction was necessary, had not been clearly specified. Because results of determined budget implementation had not been adequately socialized to the program composers, planning and implementation of several programs were unrelated.

Kata Kunci : Penganggaran, Partisipasi anggaran, Penyusunan anggaran, budgeting, budget participation, budget composition.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.