Laporkan Masalah

Pengaruh kecemasan bahasa, kecemasan internet, efikasi diri bahasa, dan efikasi diri internet terhadap niat keperilakuan untuk menggunakan situs paid to click sebagai investasi dengan variabel pemoderasi toleransi risiko

SAGORO, Endra Murti, Dr. Sony Warsono, MAFIS

2009 | Tesis | S2 Akuntansi

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kecemasan bahasa, kecemasan Internet, efikasi diri bahasa, dan efikasi diri Internet terhadap niat keperilakuan untuk menggunakan situs Paid To Click (PTC) sebagai investasi dengan variabel pemoderasi toleransi risiko. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah anggota AdSense Camp Indonesia per Mei 2009. Sedangkan sampelnya adalah sebagian anggota yang mencantumkan alamat email di web dan anggota yang menggunakan situs PTC. Teknik penyampelan menggunakan purposive sampling dan convinience sampling. Data primer yang digunakan diambil dari 327 responden dengan menggunakan kuesioner. Pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis 1 dan 2 didukung, artinya kecemasan bahasa dan kecemasan Internet berpengaruh negatif terhadap niat keperilakuan untuk menggunakan situs PTC sebagai investasi. Hipotesis 3 dan 4 juga didukung, artinya efikasi diri bahasa dan efikasi diri Internet berpengaruh positif terhadap niat keperilakuan untuk menggunakan situs PTC sebagai investasi. Sedangkan hipotesis 5, 6, 7, dan 8 tidak didukung, yang berarti bahwa toleransi risiko tidak terbukti memoderasi hubungan antara kecemasan bahasa/Internet dan efikasi diri bahasa/Internet dengan niat keperilakuan untuk menggunakan situs PTC. Namun, toleransi risiko memiliki pengaruh yang signifikan secara statistis terhadap niat keperilakuan ketika menjadi variabel bebas. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi peneliti selanjutnya untuk mempertimbangkan toleransi risiko sebagai variabel prediktor baru niat keperilakuan.

The object of this research is to test effect of language anxiety, internet anxiety, language self-efficacy, and internet self-efficacy to behavioral intention to use Paid To Click Sites as Investment with Moderating Variable Risk Tolerance Research design is descriptive research with approach of survey. This research population is Adsense Camp Indonesia member per May 2009. Sample on this research is some of member mentioning enamel address in member and web using PTC sites. Technique intake of sampel use purposive sampling and convenience sampling. Technique data collecting use questionnaire. Hypothesis testing use Structural Equation Model (SEM). Result of research indicate that hypothesis 1 and 2 supported, its meaning of language anxiety and Internet anxiety have an effect on negativity to behavioral intention to use PTC site as investment. Hypothesis 3 and 4 is also supported, its meaning of language self-efficacy and Internet self-efficacy have an effect on positive to behavioral intention to use PTC site as investment. Hypothesis 5, 6, 7, and 8 do not be supported, meaning that risk tolerance unproved moderate of relation between language/Internet anxiety and language/Internet self-efficacy with behavioral intention to use PTC sites. But, risk tolerance have influence which is significant by statistic to behavioral intention when becoming independent variable. Result of this research give contribution of necessary for researcher hereinafter to consider risk tolerance as new predictor variable of behavioral intention.

Kata Kunci : Kecemasan bahasa, Kecemasan internet, Efikasi diri bahasa, Efiaksi diri internet, Niat keperilakuan, Toleransi risiko, Language Anxiety, Internet Anxiety, Language Self-Efficacy, Internet Self-Efficacy, Behavioral Intention to Use, Risk Tolerance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.