Laporkan Masalah

Potensi subsektor peternakan dan strategi pengembangannya di Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat

ISWARDIANINGRUM, Wiwin Ayu, Drs. Ahmad Jamli, M.A

2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini ditujukan untuk menghitung seberapa besar potensi subsektor peternakan khususnya ternak sapi di Kabupaten Lombok Timur. Menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan populasi. Menganalisis alternatif strategi yang dapat dilakukan dalam pengembangan potensi subsektor peternakan ini khususnya ternak sapi di Kabupaten Lombok Timur.Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi langsung ke lapangan bersifat kualitatif dan kuantitatif dengan sumber data primer dan data sekunder. Unit analisis dalam penelitian ini meliputi 10 Kecamatan di Kabupaten Lombok Timur dengan rentang waktu 4 (empat) tahun antara tahun 2005 sampai tahun 2008. Data yang digunakan untuk mendukung penelitian ini adalah data sekunder dan observasi di lapangan. Hasil penghitungan analisis Location Quotient diperoleh bahwa subsektor peternakan merupakan subsektor basis dan berpontesi unggul dan berkembang di Kabupaten Lombok Timur yang ditunjang oleh komoditas sapi sebagai komoditas unggulan yang potensial untuk unggul dimasa yang akan datang dengan nilai DLQ dan SLQ lebih besar dari satu. Analisis regresi yang cocok untuk penelitian ini adalah menggunakan metode common effect. Variabel yang sangat berpengaruh signifikan terhadap model adalah variabel jumlah peternak, jumlah tenaga medis/paramedis dan inseminator, luas lahan pakan dan hijauan pakan ternak, dan pelayanan inseminasi buatan. Hasil analisis IFE-EFE menunjukkan bahwa strategi yang dipergunakan adalah pertumbuhan melalui integrasi vertikal, sedangkan hasil analisis IFE-EFE untuk Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur menunjukkan bahwa strategi yang dapat digunakan adalah Retrenchment Strategy berupa penciutan atau efisiensi di segala lini.

This study aimed to calculate how much potential for livestock sub-sector in particular cattle in East Lombok District. Analyzing the factors affecting the increase in population. Analyze alternative strategies that can be done in the development of livestock sub-sector potential is particularly cattle in East Lombok District. This research was conducted with direct observation methods to the field are qualitative and quantitative primary data sources and secondary data. The unit of analysis in this study include 10 district in East Lombok regency period 4 (four) years between 2005 until the year 2008. The data used to support this research is secondary data and field observations. The results of the calculation Location Quotient analysis obtained that are livestock sub-sector sub-base and potentially leading and developing the District of East Lombok supported by commodity beef as the leading commodity potential to excel will be the future with the DLQ and SLQ value greater than one. Regression analysis is suitable for this research is to use a common method effect. The variables that significantly influence the model is the variable number of breeders, the number of medical / paramedical and inseminator, feed area and green fodder, and artificial insemination services. Results-EFE IFE analysis shows that the strategy used is to growth through vertical integration, while the results of the analysis-EFE IFE for Agriculture and Livestock District of East Lombok showed that the strategy can be used is a contraction Retrenchment Strategy or efficiency in all lines.

Kata Kunci : Populasi sapi,Location quotient,Metode common effect,Analisis IFE,EFE,Analisis SWOT,cattle population, Location Quotient, Common Effect Method, AnalysisEFE-IFE, and SWOT Analysis.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.