Laporkan Masalah

Living with AIDS in Indonesia :: A study of the livelihoods of people living with HIV-AIDS in Banyumas Regency Central Java Indonesia

WARASTRI, Angger, Ir. Leksono Probo Subanu, MURP., Ph.D

2009 | Tesis | S2 MPKD

Studi ini mendiskusikan kehidupan para penderita HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini difokuskan untuk: menganalisa penyebab serta dampak sosial dan ekonomi yang tetjadi akibat terinfeksi penyakit mematikan tersebut Responden dalam penelitian ini terdiri dari kelompok penderita HJV I AIDS berpenghasilan menengah ke bawah berusia 15 - 65 tahun (melalui kuesioner dan wawancara mendalam). Jalur transmisi penyebaran HIV adalah melalui kontak seksual dan kontak darah. Studi ini menggunakan empat kategori untuk mengulrur sumber daya (resources) yang dimiliki responden, terdiri dari sumberdaya manusia (human resources), sumberdaya sosial (social resources), sumberdaya kenangan (financial resources) dan sumberdaya informasi (information resources). Rendahnya penghasil~ meningkatnya pengeluaran biaya kesehatan serta menurunnya produktivitas (kemampuan bekerja) berdampak terhadap menurunnya kondisi ekonomi responden. Keterasingan diri (self exclusion) dan keterasingan sosial (social exclusion) yang muncul dari adanya stigma dan persepsi yang keliru dari lingkungan masyarakat semakin memperburuk: keadaan. Hal ini dapat diatasi dengan menyediakan bantuan modal usaha, adanya dukungan dari organisasi-organisasi sosial yang bergerak pada ataupun terkait dengan penanggulangan HIV/AIDS, sosialiasi seluk beluk HIV/AIDS secara memadai di kalangan penderita HIV/AIDS maupun masyarakat umum, serta. penciptaan lapangan pekerjaan. Membentuk lingkungan sosial yang kondusif bagi penderita HIV/AIDS membutuhkan adanya perubahan perilaku masyarakat Terhapusnya stigma dan meningkatnya penerimaan masyarakat terha.dap orangorang terinfeksi HIV merupakan tujuan utama didalam memampukan mereka meningk:atk.an kemampuan dan pilihan-pilihan dalam meraih kehidupan yang lebih layak. Kata-kata kunci: HIV/AIDS, stigma, kehidupan, sumberdaya, ketercerabutan

The research focuses on people living with HIV/AIDS in Banyumas Regency area of Central Java, Indonesia, analyzing the causes and the social and economic impact of the disease. The respondents of the study is low income group of people living with HIV/AIDS aged 15--65 years (questionnaire and in depth interview). The routes of mv transmission of the respondents are sexual contact and blood contact. This study uses four categories to measure the possession of resources namely human, financial, social and information resources. Low income, the rise of medical expenditure and the decreased productivity (inability to engage in working activities) affect to the declining economic position of the respondents. Self exclusion and social exclusion engendered from stigma and wrong perceptions among people in the communities exacerbated the hardship. This can be overcome by providing financial assistance, support of social organizations, dissemination of scientific knowledge about HIV/AIDS, and creation of jobs. Creating a supportive social environment for people living with HIV/AIDS involves attitude changes of the community. The eliminated stigma and greater acceptance in the community toward HIV infected people are the main objectives in enabling them to have more capabilities and choices to sustain their livelihoods. Key words: HIV/AIDS, stigma, livelihood, resources, deprivation

Kata Kunci : HIV,AIDS,Stigma,Kehidupan,Sumberdaya,Ketercerabutan

  1. S2-FTK-2009-AnggerWarastri-Abstract.pdf  
  2. S2-FTK-2009-AnggerWarastri-Blibliography.pdf  
  3. S2-FTK-2009-AnggerWarastri-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-FTK-2009-AnggerWarastri-Title.pdf