Pengembangan pasarbawah sebagai destinasi wisata belanja di Pekanbaru
SARI, Dwi Rahma Purnama, Dr. Ir. Arya Ronald
2009 | Tesis | S2 Magister Arsitektur dan Perencanaan PariwisataPenelitian ini pada pokoknya mempunyai tiga tujuan, yaitu: (1) menganalisis bentuk aktivitas yang dimiliki kawasan Pasarbawah, (2) menganalisis faktor-faktor destinasi yang berpengaruh dalam pengembangan produk wisata belanja di Pasarbawah, baik unsur intrinsik maupun ekstrinsik dan, (3) untuk mencari arahan pengembangan aktivitas wisata belanja di Pasarbawah sehingga dapat menjadi destinasi wisata belanja terkemuka di Pekanbaru. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas, metode penelitian yang digunakan adalah metode rasionalistik kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif induktif. Analisis kualitatif yang digunakan adalah dengan menggunakan pengamatan dan wawancara dengan pengunjung Pasarbawah, pengelola Pasarbawah, dan kalangan Dinas Pariwisata Pekanbaru. Setelah data terkumpul melalui wawancara dan observasi, maka data tersebut diklarifikasikan sesuai kebutuhan untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk aktivitas perbelanjaan yang terdapat di Pasarbawah adalah aktivitas belanja yang sudah mulai memasukan unsur rekreasi di dalamnya. Aktivitas belanja ini masih bersifat tradisional; (2) Keberadaaan Pasarbawah telah didukung sepenuhnya oleh unsur-unsur destinasi pariwisata, terutama jaringan aksesibilitas (jalan) dan amenitas (fasilitas akomodasi). Namun demikian, Pasarbawah masih perlu didukung oleh fasilitas penunjang lain; (3) Berdasarkan potensi yang dimiliki, pengembangan wisata belanja di Pasarbawah dapat diarahkan menjadi destinasi wisata belanja yang berbasis sejarah dan budaya Melayu. Hal ini mengingat potensi Pasarbawah sebagai destinasi wisata belanja yang kaya akan potensi wisata sejarah dan budaya Melayu di sekitarnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kawasan Pasarbawah memiliki bentuk aktivitas tradisional dan mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan, tetapi potensi itu belum dimanfaatkan dengan maksimal. Pengembangan selanjutnya sebaiknya diprioritaskan pada pengembangan atraksi wisata yang mengutamakan sejarah dan budaya Melayu, dan pelibatan masyarakat secara aktif, karena pariwisata adalah industri yang melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat.
This research essentially has tree objectives: (1) analyzing the range of activity in Pasarbawah, (2) analyzing the factors of destination that influenced tourism product development in Pasarbawah both intrinsic and extrinsic elements, and (3) finding the direction for the development of tourisma shopping activities in Pasarbawah toward the main shopping tourism destination in Pekanbaru. To achieve the above objectives, the research method of qualitative rationalistic based on. Descriptive and inductive approach. Qualitative analysis was used for observation and interviews with visitors, manager, and Departement of Tourism Pekanbaru.Moreover,the collected data has been clarified in order to be analyzed. The result showed that: (1) Form of activity in Pasarbawah is a traditional shopping activity that involves recreational elements inside, 2. The exsistence of Pasarbawah has been fully supported by other facilities, (3) Based on its potency, shopping activity in Pasarbawah can be directed to be main shopping tourism destination that is based on history and culture of Malay since it was placed on the location that is surrounded by historical and cultural of Malay. Based on that result, it can be concluded that the area actually has traditional activity that could be a potency to be developed, however is still not developed in the maximum stage. Further development should be prioritized to the develpment of priority tourism atraction as well as community participation since tourism a kind of industry that needs the involvement from government, private sector, and community.
Kata Kunci : Wisata belanja,Destinasi,Pariwisata berwawasan budaya, Shopping Torism - Destination - Cultural Tourism Concept