Laporkan Masalah

Kajian pengelolaan sumber daya air untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di Desa Onozitoli Sifaoroasi, Desa Tuhemberua Ulu dan Kelurahan Saombo Kecamatan Gunungsitoli Kabupaten Nias Propinsi Sumatera Utara

HAREFA, Darmansah N, Prof. Dr. Ir. Nur Yuwono, Dip.HE

2009 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Pengelolaan sumberdaya air terutama pengelolaan air bersih yang dilakukan oleh perorangan di Desa Onozitoli Sifaoroasi, Desa Tuhemberua Ulu dan Kelurahan Saombo Kecamatan Gunungsitoli Kabupaten Nias Propinsi Sumatera Utara menimbulkan polemik dalam masyarakat. Maka perlu di kaji sejauh mana pengelolaan air bersih perorangan menurut hukum dan peraturan. Juga diperlukan bentuk kelembagaan yang dapat mengelola dengan baik pendistribusian air bersih tersebut dan bagaimana sistem perekonomian yang terjadi apabila pendistribusian air bersih itu direncanakan dengan baik. Penelitian ini dimulai dengan menghitung proyeksi pertambahan penduduk kedepan untuk mendapatkan kebutuhan air sampai dengan 10 tahun mendatang. Selanjutnya mengkaji kepemilikan sumber air bersih menurut hukum dan peraturan, kemudian menggunakan metode Analitical Hierarchy Process (AHP) untuk mendapatkan bentuk kelembagaan pengelolaan air bersih yang lebih baik dan akhirnya menggunakan analisis ekonomi untuk mendapatkan sistem perekonomian yang baik untuk diterapkan pada lokasi penelitian. Hasil yang didapatkan jumlah pemakaian air bersih di ketiga lokasi penelitian adalah rata-rata 120 liter/jiwa/hari sedangkan kebutuhan air bersih untuk 10 tahun mendatang dapat terpenuhi. Kepemilikan sumber mata air tercantum dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Perdata, namun pengelolaan sumber mata air perorangan menimbulkan banyak masalah. Dari hasil AHP didapatkan sistem kelembagaan yang baik dan mampu melaksanakan pengelolaan pendistribusian air bersih adalah kerja sama dengan PDAM setempat. Dari hasil analisis ekonomi dapat ditetapkan bahwa tarif dasar yang memungkinkan untuk dilaksanakan agar proyek ini dapat berjalan dan mendapatkan keuntungan adalah sebesar Rp.1500 dengan perkiraan sepuluh tahun kemudian naik menjadi Rp.3000,-

Water resource management especially for clean water carried out individually in Desa Onozitoli Sifaorosi, Desa Tuhemberua Ulu and Subdstrict Saombo, district Gunungsitoli, Nias Regency of the Province of Sumatera Utara has caused some polemics. Such individual clean water management requires a study based on law and regulation aspect. It is also necessary to establish an institutional body to well manage clean water distribution and to study the economic system in a well planned water distribution. The research was begun by calculating projected population growth to obtain the next 10 years of water demand estimation. Ownership of clean water sources was studied based on law and regulation. It was also studied using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method to obtain better institutional body of clean water management. Then, economic analysis was also used to obtain a better economic system to be applied at the research location. Results of this research showed that average water consumption of the three research locations were 120 liter/person/day with 10 years water demand projection fulfilled. Water source ownership is mentioned in KUHAP, but individual water management has caused many problems. Based on AHP results, a system of good institutional body capable in carrying out clean water distribution, was obtained by cooperation with local PDAM. Results of economic analysis showed that probable base tariff for project realization could be achieved by gaining Rp 1.500 profit and 10 years projection of Rp 3.000 profit.

Kata Kunci : Hukum dan peraturan,Kelembagaan,Perekonomian, law and regulation, institutional, economy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.