Penjadwalan pembangkit sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menggunakan algoritma genetik
SUHARTO, Hadi, Ir. Soedjatmiko, M.Sc
2009 | Tesis | S2 Magister Sistem Energi ElektrikSebagai perusahaan pelayanan publik, PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang melayani kebutuhan energi listrik untuk masyarakat di Propinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melakukan kegiatan produksinya dengan memanfaatkan sumber energi primer yang tersedia berupa energi air, batu bara dan bahan bakar minyak serta membeli kelebihan pembangkitan dari perusahaan lain. Dari data pengusahaan tahun 2008 diketahui produksi energi listrik sebesar 1.704,20 GWh dengan 532,05 GWh (31,22%) dibangkitkan pembangkit minyak (HSD dan MFO), 985.62 GWh (57,83%) dibangkitkan oleh PLTU batubara, 160,97 GWh (9,45%) dibangkitkan oleh PLTA. Biaya bahan bakar minyak sangat signifikan karena dari pembangkit berhahan bakar minyak yang hanya membangkitkan 31,22% dari total energi yang dibangkitkan menghabiskan lebih dari 70% dari total biaya operasi keseluruhan. Biaya operasi pembangkitan energi listrik dapat lebih dioptimalkan dengan melakukan optimisasi penjadwalan pembangkit sistem Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dengan jalan melakukan evaluasi terhadap pembangkitan berbahan bakar minyak yang selama ini dioperasikan dan sebanyak-banyaknya mengalihkan ke jenis pembangkit lain yang berbahan bakar murah (batubara, air). Dengan melakukan optimisasi ini diharapkan biaya penggunaan bahan bakar minyak sebagai bahan bakar utama dapat diminimumkan dan penggunaan sumber energi primer yang lebih murah dan terbarukan dapat dimaksimalkan. Dengan menggunakan salah satu metode optimisasi dari banyak metode optimisasi yang lazim digunakan, metode algoritma genetik yang relatif baru dapat menghasilkan suatu data hasil yang berupa jadwal alokasi pembangkitan optimal untuk pembangkit sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Hasil analisis optimisasi hidrotermal dengan metode algoritma genetik ini berhasil mendapatkan potensi penghematan sebesar 6,33% dari total biaya pembangkitan untuk sistem interkoneksi Kalinantan Selatan dan Kalimantan Tengah atau setara dengan nilai Rp. 50.157.208.683
As a public service company, PT PLN ( Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah serving requirement of electricity for society in South Kalimantan Selatan and Central of Kalimantan provincy do its activity of the electricity production by exploiting the primary energy resources available in the form of hidro energy, coal and oil fuel and also buy excess power of of other company. Reviewing Of the data of year of 2008 known the production energi electrics equal to 1,704.20 GWh with 532.05 GWh ( 31.22%) produced by diesel power plant that use High Speed Diesel (HSD) and Marine Fuel Oil (MFO), 985.62 GWh ( 57.83%) produced by coal fired steam power plant, 160.97 GWh ( 9.45%) produced by hydro power plant. Diesel power plant which produce only 31.22% of total electric energy need more than 70% of entire total electric generation cost. Electric power production cost can be optimized by optimizing hydrothermal scheduling of South Kalimantan and Central of Kalimantan power system and make an evaluation to the oil fired power plant and more produce electric power by using low cost power plan such as hydro and coal steam power plant. With optimizing hidrothermal scheduling can minimized overall electric power generation cost. Using one of many optimization method, Genetic Algorithm method can be use effectively to make optimum hidrothermal system scheduling. As the result using Genetic Algorithm method implemented in the power system of South of Kalimantan and Central of Kalimantan region can be save electric power generation cost more than 6.33% of total generation cost equal with IDR 50,157,208,683
Kata Kunci : Algoritma genetik,Pembangkitan energi listrik,Optimisasi hidrotermal