Laporkan Masalah

Rehabilitasi kawasan mangrove berbasis kemitraan di Kabupaten Sambas

ZULKARNAEN, Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D

2009 | Tesis | S2 MPKD

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme dan bentuk kemitraan dalam rehabilitasi kawasan mangrove; mengetahui efektivitas, efisiensi dan keberlanjutan kemitraan dalam rehabilitasi mangrove; dan mengetahui faktorfaktor yang menentukan keberhasilan kemitraan. Penelitian ini dilakukan di Desa Pemangkat Kota, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan metode kuantitatif dan kualitatif, dimana analisa data dilakukan secara deskriptif. Responden penelitian terdiri dari masyarakat pengelola tambak, petani tambak dan nelayan di Desa Pemangkat Kota yang terlibat langsung dalam kegiatan rehabilitasi hutan mangrove, aparat Pemerintah Daerah, aparat Pemerintahan Desa beserta perangkat desa, dan anggota Yayasan Pusat Mangrove Kabupaten Sambas yang terkait dengan kegiatan rehabilitasi hutan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi lapangan dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan antara Pemerintah Daerah, masyarakat dan Yayasan Pusat Mangrove Kabupaten Sambas dalam kegiatan rehabilitasi kawasan mangrove cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap rehabilitasi yang tergolong cukup, pengetahuannya terhadap produktivitas tambak yang tergolong cukup, ketrampilan dasar yang tergolong terampil, dan peran serta terhadap pembangunan yang tergolong aktif berinisiatif mengambil peran dalam kegiatan rehabilitasi kawasan mangrove. Dengan demikian, kemitraan dalam kegiatan rehabilitasi kawasan mangrove dengan pola silvofishery dapat dilangsungkan untuk masa sekarang dan masa mendatang.

This research aims to know the mechanism and forms of partnership in mangrove area rehabilitation; to evaluate the effectiveness, efficiency and continuity of partnership in mangrove rehabilitation. This research is conducted in the village of Pemangkat Kota, Subdistrict of Pemangkat, Regency of Sambas, Province of West Kalimantan. The research used a combination of quantitative and qualitative methods. The analysis used were descriptive. Respondents in this research consist of community organizer, farmer, fisherman, local government officers, village officers, and people at the Mangrove Center Foundation. Data were collected by interviews, field observations and quesioners. The research indicated that partnership among Local Government, community and Mangrove Center Foundation in the project was good enough. Such good results are shown in the willingness of the community to participate in the project. Community knowledge were also improved. This research recommends that such partnership could be further continue strengthen.

Kata Kunci : Rehabilitasi hutan mangrove,Silvofishery,Kemitraan, mangrove forest rehabilitation, partnership


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.