Laporkan Masalah

Implementasi jardiknas dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi pada pendidikan menengah di Kabupaten Karanganyar

KRISNAWAN, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MUP., Ph.D

2009 | Tesis | S2 MPKD

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menjelaskan kriteria tingkat implementasi Jardiknas pada pendidikan menengah di kabupaten Karanganyar, (2) menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi pada pendidikan menengah di kabupaten Karanganyar terkait dengan implementasi Jardiknas, (3) menjelaskan perkembangan pemanfaatan teknologi informasi terkait dengan implementasi Jardiknas. Penelitian ini dilaksanakan di pendidikan menengah di kabupaten Karanganyar dan diteliti dengan metode pendekatan deduktif, deskriptif kualitatif, yaitu bertolak dari kerangka teoritik berdasarkan pengalaman empiri yang terjadi di lapangan. Teknik sampling yang digunakan adalah proporsional sampling.Populasi penelitian sebanyak 22 sekolah pada tingkat pendidikan menengah terdiri dari : dua belas (12) SMA Negeri, dua (2) SMK Negeri, satu (1) SMA Swasta, dua (2) MAN, dan lima (5) SMK Swasta.Pengambilan data diambil dengan angket dan metode wawancara. Penelitian ini menghasilkan 3 kesimpulan antara lain. Pertama, tingkat implementasi Jardiknas pada pendidikan menengah di kabupaten Karanganyar secara kuantatif dapat dijabarkan dari skor tertinggi ke terendah adalah 40,91% pada taraf kriteria berkembang, 36,36% memadai, 9,09% mutakhir dan mapan serta 4,55% dalam taraf merintis.Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada pendidikan menengah di kabupaten Karanganyar, untuk tingkat implementasi Jardiknas masih dalam taraf berkembang.Kedua,faktor–faktor yang mempengaruhi implementasi Jardiknas dan pemanfaatan teknologi informasi berdasarkan data berturut-turut sebagai berikut 23% kemampuan SDM, 22% ketersediaan infrastruktur, kemudian 20% adalah masalah dana untuk mendukung pemanfaatan TI, 17% menyatakan manajemen ( kebijakan kepala sekolah dan komite sekolah ) sebagai fungsi pengelolaan , 16% kebijakan diknas, dan 2% letak geografi ini berarti bahwa dalam implementasi Jardiknas dan pemanfaatan teknologi informasi ada dua faktor yang mempengaruhi yaitu faktor internal dan eksternal.Sumber daya manusia adalah faktor yang sangat berpengaruh karena dengan adanya SDM yang baik pada suatu sekolah akan dapat menangkap kebijakan atasannya serta mengembangkan sistem manajemen dalam mewujudkan ketersediaan infrastruktur dan mengelola dana untuk pembiayaan yang dibutuhkan dalam implementasi Jardiknas dan pemanfaatan TI dengan menekan sekecil mungkin pengaruh letak geografis suatu sekolah untuk pengembangan teknologi informasi.Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi mulai tahun 2004 sampai tahun 2008 mengalami perkembangan yang meningkat seiring dengan implementasi Jardiknas pada pendidikan menengah di kabupaten Karanganyar.

This research was aimed at: (1) explaining Jardiknas implementation degree criteria at secondary education in Karanganyar Region, (2) explaining factors affecting information technology usage at secondary education in Karanganyar Region related with the implementation of Jardiknas, (3) explaining the development of information technology usage related with the implementation of Jardiknas. This research was conducted at secondary education in Karanganyar Region and was searched with deductive approach, utilized qualitative descriptive method. Sampling technique used in this research was proportional sampling. Population was 22 schools of the secondary education that consists of twelve state high schools, two state vocational schools, one private high school, two Islamic state high schools, and five private high schools. Questioner and interview method were used to collect data and information for this study. The reseach found three main conclussion: Fisrt, Jardiknas implementation degree at secondary education in Karanganyar Region quantitatively spread from the highest level to the lowest level is 40,91% at the developing criteria, 36,36% adequate, 9,09% current and established and 4,55% at the exploration stage. It can be concluded that the secondary education in Karanganyar Region is in the developing stage of Jardiknas implementation level. Second, Factors affecting the implementation of Jardiknas and the usage of information technology based on the data are 23% human resources capability, 22% infrastructure existed, 20% finance to support IT usage, 17% management (headmaster and committee policies) as management function, 16% Diknas policy, and 2% geographical site. This means that in the implementation of Jardiknas and information technology usage there are two factors affected e.g. internal and external factors. Human resource is the most important factor because good human resources in a school could appreciate the supervisor's policy and develop management system in building the infrastructure and managing finance needed in the implementation of Jardiknas and IT usage by reducing as much as it can the effect of geographical site of the school in information technology development. Third, the usage of information technology begins from year 2004 until 2008 facing an increasing development in accordance with the implementation of Jardiknas at secondary education in Karanganyar Region.

Kata Kunci : Jardiknas,Faktor,faktor,Teknologi informasi,National Education Networks,factors information technology


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.