Evaluasi pelaksanaan praktik kerja industri sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Karanganyar
NUKIS, Ir. Suryanto, MSP
2009 | Tesis | S2 MPKDPenelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan praktik kerja industri Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Karanganyar. Hal ini penting diketahui mengingat pelaksanaan praktik kerja industri SMK merupakan langkah nyata untuk membuat sistem pendidikan dan pelatihan kejuruan lebih relevan dengan dunia kerja dalam rangka menghasilkan tamatan yang bermutu. Penelitian ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaan praktik kerja industri SMK di Kabupaten Karanganyar menurut persepsi siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner dan interview untuk memperoleh data primer serta metode dokumentasi untuk memperoleh data sekunder. Subyek penelitian yang menjadi sasaran dalam penelitian ini adalah 556 siswa dari 3459 siswa kelas III SMK negeri dan swasta menurut program keahlian yang ada di Kabupaten Karanganyar. Metode analisis yang digunakan berupa analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum proses pelaksanaan praktik kerja industri SMK di Kabupaten Karanganyar dapat berjalan dengan efektif. Namun demikian belum semua program keahlian SMK yang ada di Kabupaten Karanganyar dapat melaksanakan praktik kerja industri sesuai dengan ketentuan normatif yang diharapkan (66,67% dari yang diharapkan). Dari hasil analisis diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaan praktik kerja industri SMK di Kabupaten Karanganyar adalah faktor fasilitas pendidikan, manajemen pendidikan dan institusi pasangan. Ditinjau berdasarkan bentuk institusi pasangan tempat praktik kerja industri terdapat perbedaan nilai efektivitas faktor institusi pasangan. Bentuk perusahaan swasta, BUMN, koperasi, lembaga dan unit produksi memiliki nilai faktor institusi pasangan yang lebih baik dibandingkan dengan bentuk instansi pemerintah, badan usaha dan bengkel.
This research is done to evaluate the implementation on the job training in industry of Vocational High School (SMK) in district Karanganyar. It is important to know considering the implementation of job training in industry of SMK is real step to make vocational education system and training more relevant with demand of job for the agenda of yielding certifiable graduate. This research also aimed to identify factors which influent the effectivity of the implementation on job training in industry of SMK in district Karanganyar based on students perception. Data collection is done using questionaires and interviews to obtain primary data and documentation method to obtain secondary data. Research subject as target in this research is 556 of 3459 third year’s students of governmental and private sector SMK according to the expertise program in district Karanganyar. Analytical method applied in the form of descriptive analysis. The research indicates that, in general, implementation process on the job training in industry of SMK in district Karanganyar can run effectively. However, not all expertise programs of the SMK in district Karanganyar can conduct the job training in industry as according to normatif rules expected (66,67% from expected). From result of analysis known that factors influence implementation effectivity on the job training in industry of SMK in district Karanganyar is education facility factor, management of education and couple institution. Evaluated based on form of couple institution place on the job training in industry there is difference of effectivity value couple institution factor. Form of privat enterprise, government-owned corporations, co-operation, institute and production unit have better value institution of couple factor compared with the form of government institution, corporation and workshop.
Kata Kunci : Evaluasi,Pelaksanaan praktik kerja industri,SMK, Evaluation, Implementation, Job Training