Laporkan Masalah

Modal sosial masyarakat nelayan dalam memanfaatkan sumberdaya kelautan dan perikanan

UKO, Arifin Elyas, Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D

2009 | Tesis | S2 MPKD

Secara geografis, Desa Kabalutan berada pada gugusan kepulauan Togean perairan Teluk Tomini. Desa ini adalah desa pesisir yang kaya akan sumberdaya perikanan. Sekitar 42,5 persen penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran modal sosial masyarakat nelayan dalam memanfaatkan sumberdaya perikanan di wilayah itu. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode induktif kualitatif dan hasil analisisnya disajikan secara deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa peran modal sosial sangat penting dalam memanfaatkan sumberdaya perikanan di wilayah tersebut. Peran itu ditunjukkan oleh aktivitas masyarakat dalam berbagai bentuk dan jenis pemanfaatan seperti menjaga kelangsungan hidup ekosistem laut dengan tidak menggunakan bahan peledak dan bahan beracun, tidak merusak terumbu karang, dan tidak menangkap ikan yang berukuran kecil. Selain itu, peran modal sosial itu terefleksi pula dalam sikap saling percaya, empati, dan saling peduli serta memiliki dan menjalankan secara konsisten nilai atau norma yang disepakati bersama sebagai dasar dalam menata kehidupan bermasyarakat. Hasil penelitian ini merekomendasikan kepada seluruh stakeholder agar tetap konsisten menjaga eksistensi ketersediaan sumberdaya perikanan di wilayah kepulauan Todean, khususnya di Desa Kabalutan.

Geographically, Kabalutan Village is located in a cluster of Togean Islands in Tomini bay water. It is a coastal village rich of fishery resources. About 42.5 per cent of the population works as fisherman. This study aims to explore the roles of social capital in utilizing fishery resources in such village. The study is conducted by using a qualitative inductive method and the result of analysis is presented using a descriptive technique. The study found that the roles of social capital are so crucial in utilizing fishery resources in the area. Such roles are indicated by activities of community in various forms and kinds of utilization such as maintaining the sea ecosystem survival by not using repellents and poisonous substances, not damaging coral reefs and catching fishes with small size (in a selective manner). Moreover, such roles are also reflected in the mutual trust, empathy, and strong consistency in pursuing and performing values or norms collectively agreed as a foundation of ordering the life of community. The study recommended that all stakeholders should be always consistent in maintaining the availability of the existing sea water and fishery resources in the Todean islands area, particularly in Kabalutan Village.

Kata Kunci : Nelayan,Modal sosial,Pemanfaatan,Kelautan, Fisherman, Utilization, Fishery, Social Capital


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.