Laporkan Masalah

Hubungan antara perkembangan permukiman strategi adaptasi nelayan di pesisir Teluk Kendari :: Studi kasus Kecamatan Abeli Kota Kendari

AHMAD, Muhammad Adiatma, Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D

2009 | Tesis | S2 MPKD

Perkembangan suatu wilayah tidak terlepas dari pertumbuhan penduduk dan segala aktivitasnya. Salah satu faktor yang dominan berpengaruh terhadap pola penggunaan tanah adalah kebutuhan permukiman bagi penduduk. Penelitian ini mendeskripsikan hubungan antara perkembangan permukiman dan strategi adaptasi nelayan di pesisir Teluk Kendari, dengan mengambil kasus di Kecamatan Abeli Kota Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deduktifkualitatif dengan penelaahan secara deskriptif. Alat penelitian yang digunakan terdiri dari: quesioner, wawancara dan studi dokumentasi dengan teknik pengambilan sampel bertujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat nelayan di Kecamatan Abeli Kota Kendari melakukan strategi adaptasi terhadap kondisi lingkungan dengan cara mencari mata pencaharian alternatif selain melaut guna menambah kebutuhan rumah tangga mereka. Salah satu strategi adaptasi nelayan guna menunjang kebutuhan hidup selain melaut adalah dengan berkebun. Hal ini ditandai dengan dengan adanya pola perkembangan permukiman yang cenderung menjauh dari pesisir pantai dan memilih untuk bermukim di daerah pedalaman dengan mengusahakan daerah hutan menjadi daerah perkebunan. Masyarakat nelayan di Kecamatan Abeli melakukan strategi adaptasi terhadap kondisi lingkungan permukimannya disebabkan oleh adanya tekanan lingkungan. Tekanan lingkungan yang mereka alami disebabkan karena pekerjaan sebagai nelayan banyak mengandung risiko serta ketidakpastian. Selain itu besarnya jumlah nelayan pendatang yang masuk di wilayah Kecamatan Abeli mengakibatkan adanya kompetisi antar nelayan lokal dan nelayan pendatang. Pada saat yang sama mereka juga sangat tergantung pada musim tangkapan. Hal tersebut mendorong mereka melakukan strategi adaptasi dengan mencari pekerjaan alternatif guna menunjang kebutuhan rumah tangga. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi adaptasi nelayan berhubungan dengan tingkat perkembangan suatu wilayah permukiman

Development is a function of population growth and activities. One of the factors that affect land use pattern is the need for settlement. This research describes the relationship between settlement pattern and the fishermen adaptation strategies in coastal fishing area in Abeli subdistrict, Kendari. This research used a qualitative-deductive method with descriptive study. Research techniques used were questionnaire, interviews, and field observation. The research indicates that the fishing community in the area has to develop strategies to response environmental pressures. Three factors forced them to such adaptation including limited resources in the sea, competition with incoming fisherman, and uncertainty of fisheries resources. Such factors forced them to seek other alternative source incomes including opening agricultural activities in the forest area. Such agricultural activities give new pressures to the forest.

Kata Kunci : Perkembangan permukiman, Strategi adaptasi nelayan, settlement pattern, fishermen adaptation strategies.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.