Remediasi tanah limbah TPAS Piyungan Bantul Yogyakarta terhadap logam-logam berat (Cd, Cu, Pb, Hg) dengan menggunakan metode elektrokinetik konfigurasi 2-D hexagonal
JAMALUDIN, Dr. H. Sismanto
2009 | Tesis | S2 Ilmu FisikaTelah dilakukan studi remediasi secara ex situ dengan menggunakan metode elektrokenetik konfigurasi 2-D hexagonal terhadap sampel tanah limbah tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Remediasi elektrokenetik dilakukan dengan cara menempatkan tujuh buah elektroda yang terbuat dari grafit pada tanah yang akan diremediasi dengan membentuk konfigurasi hexagonal. Satu elektoda (katoda) berada ditengah dari enam elektoda (anoda) yang mengelilinginya dan berbentuk hexagonal. Pada katoda dialiri arus listrik tetap sebesar 4 ampere dengan tegangan 40 volt selama 10 jam. Setiap dua jam sampel diambil pada area berjarak 7,5 cm, 15 cm, dan 22,5 cm dari pusat hexagonal untuk diukur kandungan logamnya dengan menggunakan metode AAS, derajat keasaman tanah (pH) dan resistensi tanah. Hasil remediasi elektrokenetik menunjukan adanya penurunan kandungan logam-logam berat Cd, Cu, Pb, dan Hg dengan efisiensi masing-masing untuk area berjarak 15 cm Cd=74 %, Cu=36 %, Pb=57 %, Hg=77 %; untuk area berjarak 15 cm Cd=77 %, Cu=81 %, Pb=25 %, Hg=100 %; dan untuk area berjarak 22,5 cm Cd=49 %, Cu=83 %, Pb=26 % dan Hg=100 %. Secara kualitatif terdapat hubungan antara penurunan kosentrasi logam-logam tersebut sebagai fungsi waktu dengan naikya nilai resistensi dan penurunan pH medium.
It has been studied an ex-situ remediation by using 2-D hexagonal configuration electrokinetic method an soil sample of TPAS Piyungan, Bantul, Yogyakarta. The electrokinetic remediation was performed by placing seven graphite electrodes to the soil media in a hexagonal form. One electrode (cathode) was placing in the center of the six electrodes (anode) that make the round of the hexagonal form. The 40 volt voltage 4 amperes constant current was flowed into the cathode for 10 hours. Every 2 hours, the soil sample was taken from distance area of 7,5 cm, 15 cm , 22,5 cm to the center for measuring the metal concentration by AAS method, the pH and the resistance of the soil. The electokinetic remediation result showed the there were reduction of heavy metals concentration of Cd, Cu, Pb, and Hg with it’s efficiency in 7.5 cm area of Cd=74%, Cu=36%, Pb=57%, Hg=77%; in 15 cm area of Cd=77%, Cu=81%, Pb=25%, Hg=100%; and in 22.5 cm area of Cd=49%, Cu=83%, Pb=26%, Hg=100%. Qualitatively, there was a relationship among the metals concentration decreases as a function of time to the resistance increasing an medium pH dropping.
Kata Kunci : Remediasi, Elektrokenetik, Hexagonal, Remediation, Electrokinetic