Studi struktur bawah permukaan di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah berdasarkan analisis gelombang love menggunakan sumber gempabumi dari Kepulauan Fiji
DERI, Indah Restu Elisabet, Dr. Kirbani Sri Brotopuspito
2009 | Tesis | S2 Ilmu FisikaTelah dilakukan analisis gelombang Love menggunakan sumber gempabumi dari kepulauan Fiji dengan posisi episenter 15,588o LS, 178,738o BT pada tanggal 15 juli 2004, pukul 04 :26 :17 (UTC), magnitudo 7,6 Skala Richter, dan kedalaman 30 km untuk mengetahui struktur bawah permukaan di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian selatan. Analisis data dilakukan terhadap sinyal seismik yang terekam oleh 37 stasiun Meramex di daerah penelitian yang terletak antara 7,35° LS – 8,20° LS dan 109,40° BT – 111,20° BT menggunakan program PITSA (Programmable Interactive Toolbox for Seismological Analysis). Analisis spektral sinyal gempa menggunakan metode Fast Fourier Transform (FFT) untuk memperoleh nilai frekuensi dominan dari gelombang Love. Dari hasil analisis diperoleh nilai frekuensi dominan sinyal seismik berada pada rentang 0,037 – 0,043 Hz dengan rerata 0,40 Hz, kecepatan gelombang Love pada lapisan sedimen 3,97 – 4,69 km/s dengan rerata 4,35 km/s, dan kedalaman lapisan batuan di daerah penelitian 24,69 – 30,94 km dengan rerata kedalaman 27,28 km.
An analysis of Love wave by using the earthquake source from Fiji Island July 15th 2004, 4:26:17 (UTC) with epicenter at 15.588o NS, 178.738o EW, magnitude 6,3 and depth 30 km has been carried out to determine subsurface structure in Yogyakarta and the southern part of Central Java. Analysis of data has been carried out to seismic signal that recorded by 37 Meramex stations which where located at observatory region between 7.35° – 8.20° NS and 109.40° – 111.20° EW by using PITSA (Programmable Interactive Toolbox for Seismological Analysis). A spectral analysis using Fast Fourier Transform (FFT) method is used to determine the dominant frequency of Love wave. The result of dominant frequency range is 0.037 – 0.043 Hz with mean 0.040 Hz, Love wave velocity is 3.97 – 4.69 km/s with mean 4.35 km/s at sediment, and depth of rock layer is 24.69 – 30.94 km with average 27.28 km.
Kata Kunci : Gelombang love, Fast fourier transform, Love wave.