Laporkan Masalah

Studi adsorpsi zat warna alami kayu secang (Caesalpinia sappan L.) pada lempung bentonit

SARASWATI, Indah, Dr. Yateman Arryanto

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kimia

Dalam upaya isolasi zat warna alami, dilakukan kajian adsorpsi zat warna alami kayu secang (Caesalpinia sappan L.) pada lempung bentonit. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: 1) Preparasi sampel, 2) Kajian adsorpsi, dan 3) Kajian desorpsi. Preparasi sampel secang dilakukan dengan mengekstraksi bubuk kayu secang dengan pelarut air menggunakan metode Soxhlet. Sampel bentonit diperoleh dari suspensi bentonit dalam air. Secang sebagai larutan dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis, dan secang sebagai padatan dianalisis dengan spektrofotometer inframerah. Sampel bentonit dianalisis dengan spektrofotometer inframerah dan difraksi sinar-x. Kajian adsorpsi dilakukan dengan cara mencampurkan sampel bentonit ke dalam larutan secang. Parameter yang dikaji dalam tahap ini adalah waktu adsorpsi, temperatur adsorpsi, berat sampel bentonit, dan pH. Kajian desorpsi dilakukan dengan cara mencampurkan padatan hasil adsorpsi larutan secang oleh sampel bentonit ke dalam air. Parameter yang dikaji dalam tahap ini adalah waktu desorpsi. Larutan secang yang dihasilkan melalui tahap adsorpsi dan desorpsi dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis. Spektra UV-Vis menunjukkan bahwa larutan secang memiliki dua puncak pada panjang gelombang 440 nm dan 540 nm, dengan intensitas yang bervariasi dengan variasi pH. Spektra inframerah padatan secang menunjukkan bahwa terdapat gugus fungsi C=O, C–OH, dan C–H dari senyawa brazilin dan brazilein. Difraktogram sinar-x menunjukkan bahwa lempung bentonit mengandung mineral utama montmorillonit dan mineral campuran feldspar dan kuarsa. Hasil dari kajian adsorpsi menunjukkan bahwa larutan secang dapat teradsorpsi oleh lempung bentonit. Adsorpsi larutan secang oleh lempung meningkat dengan bertambahnya waktu adsorpsi, temperatur adsorpsi, dan berat sampel bentonit. Hasil dari kajian desorpsi, menunjukkan bahwa padatan hasil adsorpsi larutan secang oleh sampel bentonit memberikan warna ungu dan intensitasnya semakin tinggi dengan bertambahnya waktu desorpsi.

In effort to isolate natural colour, the adsorption study of natural colour from secang wood (Caesalpinia sappan L.) on bentonite clay had been done. The research is divided into three steps, those are: 1) Sample preparation, 2) Study of adsorption, and 3) Study of desorption. Secang liquid was extracted from secang wood using water solvent by Soxhlet method. Bentonite sample was prepared from bentonite suspension in water. Secang liquid and solid were characterized by UV-Vis and IR spectrophotometer. The bentonite sample was characterized by IR spectrophotometer and x-ray diffraction. The adsorption study was carried out by mixing bentonite sample and secang liquid under the variation of times, temperature, weight of bentonite sample, and pH solution. Desorption study was done by mixing the solid yielded after adsorption with secang liquid and water under the variation of times. Secang liquid obtained after adsorption and desorption process was analyzed by UV-Vis spectrophotometer. UV-Vis spectra showed that secang liquid had two peak at 440 nm and 540 nm with variable intensity in variable of pH. Infrared spectra showed that secang had C=O, C–OH, and C–H functional groups from brazilin and brazilein. X-ray difractogram of clay sample showed that the clay consisted of montmorillonit and mixed of feldspar and quartz. The result of adsorption study show that secang liquid could be adsorbed into bentonite. This adsorption was increased with increasing times, temperature, and weight of bentonite sample. The result of desorption study show that mixed solid which was yielded after adsorption with secang liquid gave purple colour and its intensity was increased with increasing times.

Kata Kunci : Bentonit,Adsorpsi,Secang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.