Laporkan Masalah

Kajian adsorpsi-reduksi ion Au (III) dengan menggunakan asam humat kotor hasil isolasi gambut danau Rawapening Jawa Tengah

HUDA, Thorikul, Prof. Dr. Sri Juari Santosa, M.Eng

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kimia

Telah dilakukan penelitian tentang kajian adsorpsi-reduksi ion Au3+ dengan menggunakan asam humat yang diperoleh dari hasil isolasi gambut Rawapening Jawa Tengah. Kajian meliputi isolasi asam humat, pengaruh keasaman pada adsorpsi, laju adsorpsi, kinetika dan pengaruh ion Cu2+ pada adsorpsi reduksi ion Au3+. Sampel asam humat diisolasi menggunakan larutan NaOH 0,1 M. Asam humat hasil isolasi dikarakterisasi menggunakan spektroskopi inframerah, keasaman dan kadar abunya. Hasil karakterisasi asam humat kotor dengan spektroskopi infra merah menunjukkan pita serapan yang khas pada daerah bilangan gelombang 3444,64 cm-1; 2924,24 cm-1; 2854,25 cm-1, 1637,32 cm-1 dan 1034,04 cm-1 yang merupakan ciri khas dari gugus O-H ataupun N-H, C-H alifatik, C=C aromatik atau gugus karbonil karboksilat dan Si-O silikat. Hasil penentuan keasaman asam humat kotor menunjukkan bahwa asam humat hasil isolasi memiliki keasaman total, keasaman COOH serta keasaman OH fenolat masing-masing adalah 650 cmol Kg-1, 188 cmol Kg-1 dan 462 cmol Kg-1. Kadar abu asam humat hasil isolasi sebesar 2,6%. Adsorpsireduksi ion Au3+ dilakukan pada pH 2 dengan jumlah Au3+ yang teradsorp sebesar 78,40 %. Kecepatan reaksi (k1) dan konstanta kesetimbangan reaksi (K) adsorpsi ion Au3+ dengan adsorben asam humat kotor masing-masing sebesar 0,001 menit-1 dan 1577,133 L/mol. Isoterm adsorpsi ion Au3+ lebih sesuai menggunakan persamaan isoterm adsorpsi Freundlich. Pembentukan kristal Au diamati dengan membandingkan asam humat sebelum dan sesudah diinteraksikan dengan ion Au3+ menggunakan difraksi sinar X dan didapatkan difraktogram baru pada daerah 2θ 38,02○; 45,34○ ; 64,42○ dan 78,66○. Keberadaan ion Cu2+ di dalam proses adsorpsi ion Au3+ dengan asam humat tidak berpengaruh secara signifikan.

The study of adsorption-reduction of Au3+ ion on impure humic acid has been conducted. The impure humic acid was isolated from peat soil of Rawapening, Central Java. This study consist of isolation of impure humic acid, effect of acidity on adsorption, rate of adsorption and influence of Cu2+ ion on adsorption-reduction of Au3+ ion. The impure humic acid was isolated using NaOH 0.1 M. Humic acid was characterized by determination of function group using infra red spectroscopy, acidity and content of ash. The result of study showed that characterization of impure humic acid by infra red spectroscopy gave specific band at 3444,64 cm-1; 2924,24 cm-1; 2854,25 cm-1, 1637,32 cm-1 and 1034,04 cm-1 wave numbers that could be attributed to OH or N-H, C-H aliphatic, aromatic C=C or carboxylic group and Si-O silicates. The result of determination of acidity showed that total acidity, carboxylic acidity and OH phenolic acidity are 650 cmol Kg-1, 188 cmol Kg-1 and 462 cmol Kg-1 respectively and the content of ash on humic acid was 2,6 %. The adsorption-reduction of Au3+ ion on humic acid at pH 2 up to 78,40 %. The rate of adsorption constant (k1) and reaction equilibrium constant (K) were 0,001 minute-1 and 1577,133 L/mol. Freundlich adsorption model was more suitable for adsorption of Au3+ ion on impure humic acid. The result of Au crystal has been investigated by comparing humic acid before and after were interacted the Au3+ ion by using X ray diffraction and got new diffractogram at 2θ 38,02○; 45,34○; 64,42○ and 78,66○. The influence of Cu2+ ion was not significance at adsorption Au3+ ion by adsorbent humic acid.

Kata Kunci : asam humat kotor, ion Au3+, adsorpsi-reduksi, Freundlich, difraktogram, the impure humic acid, Au3+ ion, adsorption-reduction, diffractogram


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.