Evaluasi penggunaan antibiotika profilaksis sebagai implementasi pelaksanaan patient safety dan safety culture pada pasien instalasi bedah sentral Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta
PRADANA, Dimas Adhi, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D
2009 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiIsu seputar keselamatan pasien (patient safety) merupakan hal yang banyak dibicarakan di berbagai journal ilmiah dan forum komunikasi profesi kesehatan. Rumah sakit merupakan salah satu dari sarana pelayanan kesehatan yang harus memperhatikan dan melaksanakan aspek patient safety dengan baik. Infeksi luka operasi adalah salah satu bentuk infeksi paska pembedahan yang tidak jarang terjadi di rumah sakit sehingga pemberian antibiotika profilaksis harus dilakukan secara safety. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat terjadinya kejadian yang tidak diharapkan (KTD) pada penggunaan antibiotika profilaksis di IBS yaitu terjadinya infeksi pada luka operasi dan gambaran safety culture di lingkungan IBS RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional, sedangkan rancangan penelitian adalah cross sectional. Instrumen yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah lembar kesesuaian penggunaan antibiotika profilaksis baik dari aspek ketepatan jenis obat, dosis, waktu pemberian, rute administrasi durasi pemakaian, catatan medik pasien, serta kuisioner safety culture pada staf IBS. Analisis hasil berupa perhitungan risiko relatif penggunaan antibiotika profilaksis pra bedah disertai dengan gambaran tingkat safety culture terhadap risiko terjadinya kejadian yang tidak diharapkan akibat tindakan pembedahan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa nilai risiko relatif penggunaan antibiotika terhadap kejadian infeksi luka operasi ditinjau dari ketidaktepatan jenis antibiotika sebesar 1,12 ( 95% CI : 0,138-9,1), aspek ketidaktepatan dosis sebesar 1,58 (95% CI : 0,22-11,90), aspek ketidaktepatan rute sebesar 6,44 (95% CI : 2,32-34,36) aspek ketidaktepatan waktu pemberian sebesar 5,8 (95 % CI : 1,024 - 32,86) dan dari aspek ketidaktepatan durasi pemberian sebesar 3,21 (95 % CI : 1,043 – 9,9). Tingkat safety culture yang diperoleh dari jawaban responden pada aspek area kerja sebesar 82,16 % (tinggi), aspek atasan sebesar 68,57 % (sedang), aspek komunikasi 71,62 % (sedang), aspek frekuensi pelaporan kejadian 64,13 % (sedang) dan aspek lingkungan rumah sakit 74,98 %(sedang).
Patient safety issued is thing which many discussed in many health scientific journal and health profession forum communication. Hospital is one of the facilities for health service which must pay attention to and executes patient safety carefully. Surgical site infection is one of surgical infection that no rarely happened in hospital so that the use of antibiotic prophylaxis must be safety. The research is conducted to know storey the happening of adverse event at usage of antibiotic prophylaxis in surgery installation and the safety culture profile in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. This research type is observational while the research method is cross sectional. Instrument that usage in this research is usage concordance sheet of antibiotic prophylaxis either from accuracy aspect of the drug type, dose, gift time, route of administration, duration of usage, note of patient medical, and questionnaire safety culture at staff IBS. Result analysis in the form of calculation relative risk of usage of antibiotic dissected pre prophylaxis is accompanied with image of level of safety culture to risk the happening of case that is is not is expected as result of action of surgery. Result obtained in this research show that relative risk value of usage of antibiotic to case of infection of operation hurt evaluated from inaccurate of type antibiotic 1,12 ( CI 95 %: 0,138-9,1), inaccurate aspect of dose 1,58 ( CI 95 %: 0,22-11,90), inaccurate aspect of route 6,44 ( CI 95 % : 2,32-34,36) inaccurate aspect of gift time 5,8 ( CI 95 % : 1,024 - 32,86) and from inaccurate aspect of duration of gift 3,21 ( CI 95 % : 1,043 - 9,9). Level of safety culture obtained from responder answer at job(activity area aspect 82,16 % ( height), superior aspect 68,57 % ( medium), communications aspect 71,62 % ( medium), case reporting frequency aspect of 64,13 % ( medium) and hospital area aspect 74,98 %(medium).
Kata Kunci : Antibiotika profilaksis,Infeksi luka operasi,Risiko relatif,Safety culture,antibiotika prophylaxis, relative risk, safety culture, surgical site infection