Hubungan higiene sanitasi dan perilaku penjamin makanan dengan kualitas bakteriologis peralatan makan di warung makan wilayah Desa Caturtunggal Kecamatan Depok Kabupaten Sleman
CAHYANINGSIH, Chairini Tri, dr. Haripurnomo K., MPH, DrPH
2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Peralatan makan memegang peranan yang sangat penting dalam higiene sanitasi makanan. Salah satu persyaratan kesehatan pada peralatan makan adalah tidak boleh mengandung bakteri yang melebihi persyaratan kesehatan. Faktor penyebab tingginya angka kuman pada peralatan makan antara lain adalah perilaku penjamah makanan dalam mencuci peralatan makan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan higiene sanitasi (fasilitas pencucian) dan perilaku penjamah makanan (perilaku higienis dan cara pencucian) terhadap kualitas bakteriologis (jumlah angka kuman dan angka E. coli) peralatan makan piring di warung makan wilayah desa Caturtunggal kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Metode: Penelitian dilaksanakan secara observasional dengan desain penelitian cross sectional. Sampel adalah total populasi berjumlah 40 warung makan yang memakai piring dan air PDAM untuk mencuci peralatan makan. Responden adalah penjamah makanan yang bertugas pada pencucian peralatan makan. Kriteria persyaratan peralatan makan yang berhubungan langsung dengan makanan tidak boleh mengandung angka kuman lebih besar dari 100 cfu/cm2 permukaan dan angka E. coli adalah 0 cfu/cm2. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan uji laboratorium. Analisis data mengunakan uji korelasi Rank Spearman dan Multiple Regression. Hasil: Ada hubungan antara cuci tangan sebelum kerja, tidak cuci tangan pakai sabun setelah dari WC, perendaman, dibersihkan tiap hari dengan kualitas bakteriologis (p<0,05). Tingkat pendidikan, memakai perhiasan (cincin), memanjangkan kuku, dibilas dengan air mengalir, pengeringan tidak pakai lap, bak terbuat dari bahan yang kuat dan halus, ada 3 (tiga) bak tidak berhubungan dengan kualitas bakteriologis (p>0,05). Uji regresi ganda menunjukkan variabel perendaman dan bak dibersihkan tiap hari sangat berhubungan dengan kualitas bakteriologis. Kesimpulan: Ada hubungan yang sangat bermakna antara perendaman dan bak dibersihkan tiap hari dengan kualitas bakteriologis.
Background: Eating utensils have crucial role in the hygiene and sanitation of foods. One among health requirements of eating utensils is that they do not contain bacteria exceeding the limits of health requirements. One factor causing high germ rate of food utensils is the behavior of food handlers in washing eating utensils. Objective: To identify the association between hygiene and sanitation (dish washing facilities) and behavior of food handlers (hygienic behavior and washing methods) and bacteriological quality (germ rate and number of E. coli) of plates at food stalls in the area of Caturtunggal, Depok, Sleman. Method: This observational study used cross sectional design. Samples were 40 food stalls that used running water to wash eating utensils. Eating utensil directly in contact with foods must not contain germ rate higher than 100 cfu/m2 and the number of E. coli must be 0 cfu/cm2. Data were obtained through interviews, observations, and laboratory tests. Data analysis used Spearman Rank correlation test and multiple regression. Result: There was an association between washing hands before working, washing hands without using soap after toileting, soaking, daily clean up and bacteriological quality with p<0.05. Education, wearing rings, keeping nails long, rinsing using running water, drying without using dish towel, sink made from strong and fine materials were not associated with bacteriological quality (p>0.05). The results of regression tests show that variables of soaking and daily clean up are closely related with bacteriological quality. Conclusion: There are significant associations between soaking and daily clean up and bacteriological quality
Kata Kunci : Higiene sanitasi,Perilaku penjamah makanan,Kualitas bakteriologis,sanitation hygiene, behavior of food handlers, bacteriological quality