Laporkan Masalah

Pengaruh proses electrophoretic deposition terhadap berat dan ketebalan lapisan hidroksiapatit yang terbentuk pada permukaan logam paduan kobalt kromium

PASCAWINATA, Andries, Prof. Dr. drg. Widowati Siswomiharjo, MS

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Gigi

Logam paduan kobalt kromium dapat digunakan sebagai bahan implan gigi alternatif karena memiliki sifat tahan terhadap korosi, sifat mekanik yang baik dan harga yang terjangkau. Namun, bahan ini menunjukkan oseointegrasi yang kurang memuaskan terhadap tulang. Salah satu usaha untuk mengatasi hal tersebut adalah pelapisan permukaan logam paduan kobalt kromium dengan hidroksiapatit (HA) melalui metode electrophoretic deposition (EPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama proses electrophoretic deposition terhadap berat dan ketebalan lapisan hidroksiapatit yang terbentuk pada permukaan logam paduan kobalt kromium. Penelitian dilakukan terhadap 20 sampel logam paduan kobalt kromium berukuran (15x10x1) mm3 yang digunakan sebagai katoda pada proses electrophoretic deposition. Proses dilakukan menggunakan medium methanol dan hidroksiapatit dengan konsentrasi 5 wt%. Voltase yang diaplikasikan adalah 10 V dan lama proses EPD divariasikan 90 menit, 180 menit, 270 menit dan 360 menit. Pengukuran dilakukan untuk berat dan ketebalan lapisan HA yang terbentuk. Data dianalis menggunakan ANAVA satu jalur dan dilanjutkan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh bermakna lama proses electrophoretic deposition terhadap berat dan ketebalan lapisan hidroksiapatit yang terbentuk pada permukaan logam paduan kobalt kromium (p<0,05). Lama proses EPD 90, 180, 270, 360 menit berturut-turut dapat membentuk lapisan HA dengan berat (0,15; 0,29; 0,4; 0,55 mg/cm2) dan ketebalan (21,38; 27,74; 29,87; 49,17 μm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah lama variasi lama proses electrophoretic deposition berpengaruh terhadap berat dan ketebalan lapisan hidroksiapatit yang terbentuk pada permukaan logam paduan kobalt kromium.

Cobalt chromium alloys can be used as alternative material for dental implant due to its corrosion resistance, good mechanical properties and low price. However this material show unsatisfied osseointegration to bone. One of the prospective methods is to coat the surface of cobalt chromium alloys with hydroxyapatite by electrophoretic deposition method. The aim of this study was to know the influence of electrophoretic deposition process period on weight and thickness of hydroxyapatite coating at the surface of cobalt chromium alloys. This study used 20 samples cobalt chromium alloys with a dimension of (15x10x1) mm3 as cathode on electrophoretic deposition process. Concentration of hydroxyapatite was 5 wt% in methanol medium. The voltage was applied 10 V and EPD process period was variated at 90 minutes, 180 minutes, 270 minutes and 360 minutes. The weight and thickness of hydroxyapatite coating was measured. The data was analyzed by using One Way ANOVA and follow with Least significant difference test. The results show that there was significant influence electrophoretic deposition process period on weight and thickness of hydroxyapatite coating at the surface of cobalt chromium alloys (p<0.05). The EPD process period at 90, 180, 270, 360 minutes leads the layers weight (0.15; 0.29; 0.4; 0.55 mg/cm2) respectively and thickness (21.38; 27.74; 29.87; 49.17 μm) respectively. The conclusion of this research was electrophoretic deposition process period have influence on weight and thickness of hydroxyapatite coating at the surface of cobalt chromium alloys

Kata Kunci : Logam paduan kobalt kromium,Hidroksiapatit,Electrophoretic deposition,Berat dan ketebalan lapisan,cobalt chromium alloys, hydroxyapatite, electrophoretic deposition, weight and thickness of coating


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.