Hubungan penyapihan dini dengan ISPA pada bayi usia 12-18 bulan di Kota Padang
AKLIMA, Prof. dr. M. Hakimi, SpOG(K), Ph.D
2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) masih merupakan masalah kesehatan dan penyebab kematian, kesakitan yang terbanyak didunia. Sekitar 1.9 juta anak meninggal karena penyakit ISPA setiap tahunnya dan tujuh puluh persen diantaranya terjadi di Afrika dan Asia Tenggara. Penyapihan terlalu dini mengganggu sistim pencernaan, ginjal dan sistim imun yang bisa mengakibatkan immaturitas dan menurunnya paparan pengaruh protektif ASI. Penyapihan dini mengakibatkan bayi kehilangan makanan terbaiknya dan zat protektif, dimana ASI melalui antibodi SigA dapat melindungi bayi dari kuman Haemophilus influenzae, serta menurunkan resiko terkena infeksi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan penyapihan dini dengan kejadian ISPA pada anak usia 12-18 bulan di kota Padang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan unmatched case control study yang mengambil wilayah penelitian di Kota Padang. Pengambilan sampel dengan systematic random sampling dengan jumlah sampel 96 subjek yang terdiri dari 48 sebagai kasus dan 48 sebagai kontrol. Analisis data terdiri dari analisis univariabel, analisis bivariabel dengan uji chi square serta analisis multivariabel menggunakan regresi logistik. Hasil: Proporsi penyapihan dini 2,8 kali lebih besar pada kelompok ISPA dibandingkan dengan kelompok tidak ISPA. Penyapihan dini mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA pada anak dengan mengendalikan variabel status gizi dan status ekonomi (OR=2,79; 95%CI= 1,11-6,98). Proporsi status gizi kurang dan status ekonomi rendah lebih besar pada kelompok ISPA bila dibandingkan kelompok tidak ISPA, tetapi tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA pada anak. Kesimpulan: Proporsi penyapihan dini lebih besar pada kelompok ISPA bila dibandingkan dengan kelompok tidak ISPA. Penyapihan dini mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA pada anak. Status gizi, status ekonomi tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA pada anak.
Background: Acute Respiratory Infection (ARI) still poses as a leading health problem and as leading cause of morbidity and mortality proven by 1.9 million children die because of it a year whereby 70% of which occur in Africa and Southeast Asia. Facts say that early weaning can disturb digestive system, kidney and immunity system that can lead to immaturity and decreased exposure of breast milk protective influence. Early weaning can also cause infants to lose their best food and protective substance, in which breast milk with its SigA antibody can protect infants from Haemophilus influenzae and can reduce the risk of infection. Objective: To investigate the relationship between early weaning and acute respiratory infection (ARI) among children 12 – 18 months of age in Padang Municipality. Method: This was an analytical-observational study with an unmatched case control study design. The study site was in Padang Municipality. Samples were taken through systematic random sampling and sample size was 96 subjects comprising 48 as case and 48 as control. Data analysis consisted of univariable analysis, bivariable analysis using chisquare test and multivariable analysis using logistic regression. Results: Proportion of early weaning was 2.8 times greater in ARI group than in non ARI group. Early weaning had a significant relationship with ARI in children after controlling for nutritional status and economic status (OR=2.79; 95%CI= 1.11-6.98). Meanwhile, proportion of nutritional deficiency status and low economic level status was greater in ARI group than in non ARI group but had no significant relationship with ARI in children. Conclusion: Proportion of early weaning was greater in ARI group than in non ARI group. Therefore, early weaning had a significant relationship with ARI in children. Nutritional, and economic statuses had no significant relationship with ARI in children.
Kata Kunci : Penyapihan dini,ISPA,Anak,Early weaning, acute respiratory infection, children