Analisis distribusi spasial kematian bayi di Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara barat tahun 2008
SUARDI, Prof. dr. M. Hakimi, SpOG(K), Ph.D
2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Kematian bayi di Kabupaten Lombok Timur masih menjadi masalah. Hal ini tidak sesuai bila dibandingkan dengan jumlah puskesmas yang tersedia yaitu 29 puskesmas dari 20 kecamatan yang ada, 100 puskesmas pembantu dan 100 polindes dari 118 desa. Berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan setempat, jumlah kematian bayi masih tinggi selama tiga tahun terakhir. Oleh karenanya peneliti tertarik untuk melakukan analisis spasial kematian bayi dengan menggunakan sistem informasi geografis. Tujuan: Untuk mendapatkan gambaran distribusi spasial kematian bayi dan mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kematian bayi di Kabupaten Lombok Timur. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional yang bermaksud untuk memperoleh gambaran distribusi spasial kematian bayi. Subjek penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi lahir mati dan bayi hidup yang meninggal sebelum usia satu tahun yang mempunyai autopsi verbal. Jumlah subjek 448 kasus dan diambil total populasi. Analisis spasial dilakukan dengan SatScan dan Geoda. Hasil penelitian: Hasil analysis spatially weighted regression menunjukkan bahwa ada hubungan jarak terhadap kematian bayi (p=0,0000), ada hubungan kondisi sanitasi lingkungan terhadap kematian bayi (p=0,0000029), tidak ada hubungan penolong persalinan terhadap kematian bayi (p=0,69419) dan tidak ada hubungan pemberian nasi pakpak terhadap kematian bayi. Sedangkan hasil uji Likelihood Ratio Test diperoleh p value = 0,1232 (p>0,05) artinya kejadian kematian bayi tidak mengikuti pola sebaran spasial tertentu. Kesimpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penolong persalinan dan kondisi sanitasi lingkungan yang buruk mempunyai hubungan terhadap kematian bayi, sedangkan jarak ke puskesmas dan pemberian nasi pakpak tidak terbukti secara statistik berhubungan terhadap kematian bayi di Kabupaten Lombok Timur. Diperoleh gambaran pola sebaran kematian bayi secara spasial.
Background: Infant mortality still poses a problem in Lombok Timur District. This is worsened with the actually not in line with the adequate health facilities that this district has 29 community health centers in 20 sub districts, 100 supporting CHCs and 100 Polindes in 118 villages. Based on the yearly report from Health Office of local, the number of infant mortality rates still be high for the past three years. Therefore, researcher interest to do the spatial distribution analysis of infant mortality by using geography information system. Objective: To obtain the description of spatial distribution of infant mortality and to investigate the factors that affect infant mortality in Lombok Timur District. Method: This was a descriptive analytic study with a cross-sectional study design. Subjects were mothers who had a dead baby before the baby reached one year of age, proven with a medical record (verbal autopsy). The number of subjects was 144 cases taken from the total population. Spatial analysis was carried out using SatScan and Geoda. Results: The results of spatially weighted regression analysis showed that there was a relationship between birth attendant and infant mortality and between environmental sanitation condition and infant mortality (p=0.000 and p=0.000 respectively). However, there was no relationship between distance to service site and infant mortality (p=0.25) and between the feeding of nasi pakpak and infant mortality (p=0,58).. Meanwhile, the results of Likelihood Ratio Test gave p value = 0.1922 (p>0.05), meaning that the incidence of infant mortality did not follow the pattern of certain spatial dispersion. Conclusion: Birth attendant and poor environmental sanitation condition had a strong effect toward infant mortality while distance to service site and the feeding of nasi pakpak were not proven statistically to affect infant mortality in Lombok Timur District. Obtained the image of distribution pattern of infant mortality.
Kata Kunci : Analisis distribusi spasial kematian bayi ; Spatial distribution analysis of infant mortality