Laporkan Masalah

Kualitas pelayanan kesehatan pada ibu hamil sebagai salah satu faktor resiko kematian perinatal di Kabupaten Aceh Tengah

ARLAYDA, Prof. dr. M. Hakimi, SpOG(K), Ph.D

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Kematian Bayi di Indonesia masih cukup tinggi dibanding dengan di negara-negara yang sedang berkembang. Dua pertiga dari kematian bayi merupakan kematian perinatal. Kematian perinatal di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada tahun 2007/2008, mengalami peningkatan jumlah kasus maupun proporsi terhadap seluruh kematian bayi. Pelayanan antenatal di Kabupaten Aceh Tengah selama ini masih belum optimal. Terdapat beberapa indikator Antenatal care yang masih kurang, yaitu deteksi risiko tinggi kehamilan masih rendah, masih terdapat angka drop out kunjungan ibu hamil. Tujuan: Diketahuinya proporsi kematian perinatal di Kabupaten Aceh Tengah berdasarkan kualitas pelayanan kesehatan pada ibu hamil. Metode: Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan unmatched case control study. Data diperoleh dari Audit Maternal Perinatal di Rumah Sakit dan Puskesmas pada periode Januari 2007 s/d Desember 2007. Subjek penelitian terdiri dari kelompok kasus yaitu kematian perinatal (KP+) sebanyak 83 dan kontrol yaitu kematian perinatal (KP-) sebanyak 83, dengan perbandingan 1:1. Analisis data terdiri analisis univariabel menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariabel dilakukan dengan uji statistik Chi-square, serta analisis multivariabel menggunakan permodelan logistic regression. Hasil: Perbedaan proporsi yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas pada ibu hamil pada kelompok kasus dan kelompok kontrol berbeda secara bermakna yang ditunjukkan dengan nilai p-value < 0,05. Hasil analisis ini menunjukkan ibu yang tidak mendapatkan pelayanan berkualitas pada waktu hamil akan mengalami kejadian kematian perinatal 2,98 kali lebih besar (95%CI;1,45-6,10) dibandingkan dengan ibu yang mendapatkan kualitas pelayanan kesehatan pada waktu hamil. Kesimpulan: Ibu yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas pada kehamilan akan meningkatkan kejadian kematian perinatal. Umur ibu, paritas, pendidikan ibu dan status ekonomi secara bersama-sama mempunyai hubungan signifikan dengan kematian perinatal.

Background: Infant mortality in Indonesia is still considered high compared to that in other developing countries. Facts say that two third of infant mortality is classified as perinatal mortality. Perinatal mortality rate in Nanggroe Aceh Darussalam Province in 2007/2008 experienced an increased number of both cases and proportion toward total infant mortality. However, antenatal care in Aceh Tengah District is not optimum proven by lack of antenatal care indicator such as low pregnancy high risk detection and dropout rate in antenatal visit. Objective: The identified proportion of perinatal mortality in Aceh Tengah District based on quality of pregnant women’s health services. Method: This was an observational study with an unmatched case control study design. Data were obtained from Maternal Perinatal Audit at hospital and community health centers in the period of January 2007 to December 2007. Subjects were divided into case / KP+ (n=83) and control / KP- (n=83), with a comparison of 1 : 1. Data were analyzed with univariable analysis using frequency distribution, bivariable analysis using Chi-Square test, and multivariable analysis using logistic regression. Results: Proportion difference in pregnant women who did not receive quality health service in case group and control group was significantly difference with p-value < 0.05. This analysis showed that quality health service for pregnant women had a significant relationship with perinatal mortality. Pregnant women who did not receive quality health service had a 2.98 higher risk to present perinatal mortality (95% CI = 1.45-6.10) than pregnant women who received quality health service. Conclusion: Pregnant women who did not receive quality health service were likely to increase perinatal mortality. Age, parity, education, and economic status were significantly related to perinatal mortality.

Kata Kunci : Kualitas pelayanan kesehatan pada ibu hamil,Standar pelayanan kebidanan,Kematian perinatal, Health service quality for pregnant women, midwifery service standard, perinatal mortality


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.