Efektivitas pendidikan kesehatan melalui e-file multimedia materi KRR dan tatap muka di kelas terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di Kabupaten Bantul Yogyakarta
ARFAN, Muhamad, dr. Siswanto Agus Wilopo, SU, MSc, ScD
2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Pendidikan kesehatan reproduksi remaja masih sulit untuk dimasukkan ke dalam pendidikan formal di sekolah. Hal ini dikarenakan tidak tersedianya waktu dan pengajar di sekolah. Di sisi lain media tidak dapat dipisahkan dari kehidupan remaja karena media telah menjadi lebih dari teman sebaya bagi remaja. Metode pendidikan dengan menggunakan multimedia dapat dijadikan sebagai sebuah alternatif pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja. Tujuan Penelitian : Diketahuinya peran electronic-file multimedia materi KRR dalam pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan desain penelitian quasi experiment. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 77 responden dari siswa sekolah menengah pertama. Uji t test digunakan untuk melihat perbedaan rerata skor peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Hasil Penelitian : Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan melalui metode electronic-file multimedia materi KRR menghasilkan nilai rerata sebesar 4,31 dengan SD 1,32 sedangkan metode tatap muka di kelas sebesar 2,5 dengan SD 1,39. Selisih rerata untuk kedua metode tersebut adalah 1,81 dengan 95% CI (1,19 – 2,42) dan p = 0,00 atau p < 0,05. Kesimpulan : Metode electronic-file multimedia tidak memiliki perbedaan dengan metode tatap muka di kelas dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja.
Background: Reproductive health has not been fully incorporated into health education in the formal school system due to limited time allocation and teachers. Since media have become an inseparable part of adolescents’ life as more than just their peer, therefore, one alternative in educating adolescents on reproductive health is by using the electronic-file multimedia of â€The Information, Education and Communication Materials on Adolescent Reproductive Healthâ€. Objective: To examine the effectiveness of adolescent reproductive health electronic-file multimedia as a method of health education in improving adolescents’ knowledge on reproductive health. Method: The study was an experimental study designed using quasi experiment. Samples were selected by purposive sampling. Samples were 77 junior high school students. Data were analyzed using t test by applying multiple linear regression in order to examine the difference in the average scores of adolescents’ knowledge on reproductive health. Result: The average score of health education on reproductive health using multimedia electronic file was 4.31 at deviation standard 1.32 whereas using face to face method in the classroom was 2.5 with deviation standard 1.39. Average difference in both methods was 1.8 at 95% CI (1.19 – 2.42) and p=0.00 or p<0.05. Conclusion: There was no difference between multimedia electronic file method and face to face method in improving knowledge of teenagers about reproductive health.
Kata Kunci : Pendidikan kesehatan,Pengetahuan,Electronic,file,Multimedia,Kesehatan reproduksi remaja,Pengetahuan, Health education, knowledge electronic-file, multimedia, adolescent reproductive health.